Calon Kapolri Tersangka, PDIP: Kuat Aspek Politik!

Rabu, 14 Januari 2015 - 16:37 WIB
Calon Kapolri Tersangka,...
Calon Kapolri Tersangka, PDIP: Kuat Aspek Politik!
A A A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memiliki penilaian tersendiri menyikapi penetapan calon Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai tersangka.

PDIP menilai penetapan Budi menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya mengejutkan, juga perlu disikapi secara hati-hati.

"Jangan sampai unsur politiknya lebih dominan sehingga ada kesan mempermalukan institusi Presiden dan Polri," kata Plt Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristyanto di Jakarta, Rabu (14/1/2015).

Menurut dia, pada awalnya proses penetapan calon Kapolri berjalan sesuai mekanisme undang-undang, yakni menghormati rekomendasi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Tidak hanya itu, lanjut dia, kewenangan Presiden untuk memutuskan calon Kapolri juga dihormati. "Namun belakangan muncul berbagai skenario yang dirasakan sangat kuat aspek politiknya," kata Hasto.

Oleh karena itu, kata Hasto, partainya bersikap hati-hati dan lebih memilih mencermati prosesnya agar lebih jelas.

Dia pun mengimbau semua pihak untuk menghormati asas praduga tidak bersalah dalam menyikapi permasalahan ini.

"Jangan ada proses yang mengabaikan fakta-fakta hukum sehingga secara mendadak muncul perubahan status tersebut dengan mengalahkan beberapa kasus kakap seperti mafia migas dan korupsi besar yang sudah ditangani begitu lama oleh KPK," tuturnya.

Dia menegaskan, PDIP mendukung pemberantasan korupsi dengan mengedepankan hukum yang berkeadilan, tanpa kepentingan politik dari pejabat yang memiliki kewenangan untuk penetapan status tersebut.

PDIP, sambung dia, mengajak seluruh pihak untuk tetap bijak dan tidak terprovokasi situasi yang berkembang saat ini.

"Marilah kita menegakkan hukum yang berkeadilan tanpa tendensi kepentingan politik orang per orang‎," imbau Hasto.
(dam)
Berita Terkait
Mencurigakan! Tersangka...
Mencurigakan! Tersangka Solar Oplosan di Ogan Ilir Miliki Rekening Gendut
Lusa, KPK Panggil Rafael...
Lusa, KPK Panggil Rafael Alun Trisambodo Klarifikasi Rekening Jumbo Mencurigakan
Bareskrim Bentuk Tim...
Bareskrim Bentuk Tim Usut Dugaan Transaksi Mencurigakan 256 Rekening Panji Gumilang
Warga Jember Dapat Paket...
Warga Jember Dapat Paket Mencurigakan, Ternyata Ini Isinya
Bekukan Rekening Nganggur...
Bekukan Rekening Nganggur 3 Bulan, PPATK Didukung Perbankan
Rekening Diblokir PPATK,...
Rekening Diblokir PPATK, BNI Jamin Data dan Dana Nasabah Aman
Berita Terkini
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved