Bertemu Jokowi, Ical Sampaikan Kondisi Golkar
Selasa, 13 Januari 2015 - 21:31 WIB
Bertemu Jokowi, Ical Sampaikan Kondisi Golkar
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie (Ical) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana. Apa tujuan pertemuan ketua presidium Koalisi Merah Putih (KMP) dengan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut?
"Tentu secara singkat saya mengatakan tentang Golkar bahwa perundingan jalan terus," kata Ical di Istana, Jakarta, Selasa (13/1/2015).
Ical menuturkan, presiden memberikan respons yang cukup baik. Lanjut Ical, saat ini pemerintah mengakui hasil Munas Riau tahun 2009 sebelum ada keputusan apakah Munas Bali atau Ancol sebagai kepengurusan yang sah.
"Selama proses pengadilan atau belum ada pengakuan dari pemerintah tentang Munas Bali atau Munas Ancol maka yang diperlakukan adalah satu DPP hasil Munas 2009 yang diadakan di Pekanbaru," kata dia.
Saat bertemu dengan Jokowi tidak hanya membahas soal Partai Golkar, Ical mengaku juga membicarkan hal penting lainnya termasuk hubungan pemerintah dengan DPR.
"Saya menyampaikan tentang APBNP bagaimana peneyelesaiannya, cara penyelesaiannya, bagaimana hubungan dengan DPR harus dilaksanakan dan sebagainya. Dan saya mengusulkan kepada presdein untuk menjadi pertimbangan beliau," tegas Ical.
Ketika dimintai tanggapannya, jika sebelumnya Jokowi juga mengundang Ketua umum Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono ke Istana? "Ah biasa saja, biasa-biasa saja. Kan ada Pak Agung, Pak Akbar, ada saya biasa-biasa saja, tidak ada masalah," tegasnya.
"Tentu secara singkat saya mengatakan tentang Golkar bahwa perundingan jalan terus," kata Ical di Istana, Jakarta, Selasa (13/1/2015).
Ical menuturkan, presiden memberikan respons yang cukup baik. Lanjut Ical, saat ini pemerintah mengakui hasil Munas Riau tahun 2009 sebelum ada keputusan apakah Munas Bali atau Ancol sebagai kepengurusan yang sah.
"Selama proses pengadilan atau belum ada pengakuan dari pemerintah tentang Munas Bali atau Munas Ancol maka yang diperlakukan adalah satu DPP hasil Munas 2009 yang diadakan di Pekanbaru," kata dia.
Saat bertemu dengan Jokowi tidak hanya membahas soal Partai Golkar, Ical mengaku juga membicarkan hal penting lainnya termasuk hubungan pemerintah dengan DPR.
"Saya menyampaikan tentang APBNP bagaimana peneyelesaiannya, cara penyelesaiannya, bagaimana hubungan dengan DPR harus dilaksanakan dan sebagainya. Dan saya mengusulkan kepada presdein untuk menjadi pertimbangan beliau," tegas Ical.
Ketika dimintai tanggapannya, jika sebelumnya Jokowi juga mengundang Ketua umum Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono ke Istana? "Ah biasa saja, biasa-biasa saja. Kan ada Pak Agung, Pak Akbar, ada saya biasa-biasa saja, tidak ada masalah," tegasnya.
(kri)