Calon Kapolri Tersangka, Ini Reaksi JK
Selasa, 13 Januari 2015 - 16:57 WIB
Calon Kapolri Tersangka, Ini Reaksi JK
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku belum mengetahui kabar calon tunggal Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan menjadi tersangka.
"Ya saya belum tahu, sementara belum ada komentar. Karena belum tahu masalahnya," ujar Jusuf Kalla (JK) di kantornya, Jakarta, Selasa (13/1/2015).
JK mengaku belum mengetahui apakah akan ada nama calon Kapolri selanjutnya. "Saya belum tahu, itu hak prerogratif Presiden," tutur JK.
Dia enggan berkomentar banyak mengenai penetapan status tersangka Budi Gunawan tersebut. "Kan baru saja ini (kabar tersangkanya). Saya akan cek dulu," ungkapnya.
Ketua KPK Abraham Samad pada Selasa (13/1/2014) siang tadi mengungkapkan KPK telah menetapkan Budi sebagai tersangka. Penetapan tersebut berdasarkan atas penyelidikan yang dilakukan KPK sejak Juli 2014. (Baca: KPK Tetapkan Calon Kapolri Jadi Tersangka)
Dalam menyikapi kasus ini, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengimbau semua pihak untuk menghormati asas praduga tak bersalah. PDIP juga mendukung agar pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutuan (fit and proper test) Budi Gunawan sebagai calon Kapolri tetap digelar. (Baca: FPDIP: Hormati Asas Praduga Tak bersalah!)
"Ya saya belum tahu, sementara belum ada komentar. Karena belum tahu masalahnya," ujar Jusuf Kalla (JK) di kantornya, Jakarta, Selasa (13/1/2015).
JK mengaku belum mengetahui apakah akan ada nama calon Kapolri selanjutnya. "Saya belum tahu, itu hak prerogratif Presiden," tutur JK.
Dia enggan berkomentar banyak mengenai penetapan status tersangka Budi Gunawan tersebut. "Kan baru saja ini (kabar tersangkanya). Saya akan cek dulu," ungkapnya.
Ketua KPK Abraham Samad pada Selasa (13/1/2014) siang tadi mengungkapkan KPK telah menetapkan Budi sebagai tersangka. Penetapan tersebut berdasarkan atas penyelidikan yang dilakukan KPK sejak Juli 2014. (Baca: KPK Tetapkan Calon Kapolri Jadi Tersangka)
Dalam menyikapi kasus ini, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengimbau semua pihak untuk menghormati asas praduga tak bersalah. PDIP juga mendukung agar pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutuan (fit and proper test) Budi Gunawan sebagai calon Kapolri tetap digelar. (Baca: FPDIP: Hormati Asas Praduga Tak bersalah!)
(dam)