KPK terus Awasi Pengelolaan TKI

Kamis, 08 Januari 2015 - 20:48 WIB
KPK terus Awasi Pengelolaan...
KPK terus Awasi Pengelolaan TKI
A A A
JAKARTA - Komitmen perlindungan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diawali sidak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke bandara ternyata tidak berhenti di situ saja. KPK serta Kemenaker kemarin menandatangani komitmen pencegahan korupsi untuk perlindungan TKI.

Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja mengatakan, KPK tidak akan berhenti pada sidak bandara yang mengungkap pemerasan tidak manusiawi kepada TKI. Sidak hanyalah awal reformasi sistem, prosedur dan sumber daya pengelolaan TKI yang merugikan pekerja devisa tersebut.

"Sidak itu cara kami mempercepat semua pihak untuk membangun sistem yang baru. Terlebih sidak kala itu juga untuk menyambut pergantian menteri baru," katanya usai penandatanganan komitmen pencegahan korupsi di lingkungan Kemenaker di Kantor Kemenaker, Jakarta, Kamis (8/1/2015).

Menurut Adna, KPK harus turun tangan dalam persoalan TKI karena sering mendapat surat dan laporan perkembangan dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terkait TKI bermasalah di luar negeri yang dipulangkan. Pada umumnya keberangkatan TKI ini bermasalah di soal keimigrasian.

Dia mengaku, pihaknya sudah beberapa kali bertemu dengan menteri yang bersangkutan untuk mengawal masalah ini sehingga dapat dikelola lebih baik lagi. Namun, berbicara tentang tata kelola pahlawan devisa ini tidak lepas kaitannya dengan pengelolaan di kementerian lain.

Maka dari itu, lanjut Adnan, KPK akan membantu Kemenaker berkoordinasi dengan kementerian lain untuk restrukturisasi pengelolaan TKI. Dia berpandangan, penandatanganan komitmen pencegahan korupsi ini terkait dengan konsep pencegahan.

"Selain pengawasan tata kelola tenaga kerja di Kemenaker, KPK juga mengawasi dua hal penting terkait tenaga kerja yakni pengelolaan balai latihan kerja (BLK) dan badan penyelenggaraan jaminan sosial (BPJS) Ketenagakerjaan," ungkapnya.

Adnan menyampaikan, KPK ingin membangun nilai-nilai antikorupsi dengan menekankan pada tata kelolanya. Dia percaya jika tata kelola TKI di Kemenaker berjalan baik maka akan ada perbaikan signifikan dalam tata kelola TKI.
(kri)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Infografis
7 Kapolda Jebolan Akpol...
7 Kapolda Jebolan Akpol 1994, Ada Mantan Direktur KPK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved