Amien Inginkan Ketum PAN Satu Periode

Kamis, 08 Januari 2015 - 12:38 WIB
Amien Inginkan Ketum...
Amien Inginkan Ketum PAN Satu Periode
A A A
JAKARTA - Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais membuka peluang regenerasi kepemimpinan di partainya. Amien menyatakan keinginannya agar posisi ketua umum (Ketum) DPP PAN hanya dijabat satu periode.

“Kalau ditanya, saya cenderung sebaiknya lima tahun cukup. Nanti yang berikutnya ada penyegaran, tapi berpulang pada kongresnanti,” ujarnyasaat memberikan sambitan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN di Kantor DPP PAN Jakarta tadi malam. Menurut Amin, dia sudah memiliki plot untuk kepemimpinan di PAN.

Bagi kader yang sudah senior dipersilakan masuk ke Majelis Pertimbangan Partai (MPP), sedangkan yang lebih muda giliran menjadi ketua umum. Amin mengaku menyadari saat ini ada dua figur yang berpeluang terpilih sebagai ketua umum PAN, yakni Ketua Umum DPP Hatta Rajasa dan Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Terhadap kedua figur tersebut, Amien mengatakanitupilihansulitkarenasamasama memiliki pengalaman di eksekutif dan di legislatif. Untuk itu dia berharap rakernas dan kongres PAN bisa berjalan dalam kondisi yang sejuk. “Kalau PAN mengalami kongres yang smooth itu iklan buat kita karena membuktikan PAN tidak rentan terhadap perpecahan. Kita jadikan kongres sebagai reunifikasi, regenerasi, rekonsiliasi, revitalisasi. Pak Soetrisno Bachir kalau bisa kita hadirkan,” jelasnya.

Ketua MPP PAN itu juga berharap kongres bisa berakhir aklamasi demi mencegah terjadinya perpecahan. “Jadi aklamasiitusistem voting yangdemokratis. Kalau aklamasi bukan demokrasi, itu keliru,” ujarnya. Sementara itu, Hatta Rajasa mengingatkan kepada seluruh fungsionaris dan kader PAN agar menjaga kongres dengan baik sehingga terhindar dari intervensi pihak luar sekecil apa pun.

“Kita jaga partai kita tetap satu, tetap solid,” kata Hatta dalam sambutan pembukaan rakernas. Menurut dia, perbedaan itu memang wajar dalam demokrasi, tapi jangan sampai PAN terbelah. Oleh karena itu dia menegaskan bahwa persatuan dan soliditas PAN harus dijaga.

Wasekjen DPP PAN Azis Subekti menegaskan, meski Amien Rais menginginkan ketua umum hanya satu periode, tidak serta-merta itu diartikan sebagai larangan bagi Hatta untuk mencalonkan diri kembali. Hal itu juga tidak berarti dukungan Amien akan diarahkan ke Zulkifli. “Saya belum melihat sampai ke situ (Amien dukung Zulkifli Hasan). Mau atau tidaknya pemilik suara untuk diarahkan, itu bisa dicek nanti saat kongres,” ujarnya.

Direktur Polcomm Institute Heri Budianto mengatakan, tak bisa dimungkiri Amien Rais memang merupakan figur penentu di Kongres PAN Maret mendatang. Namun dia mengingatkan bahwa nama calon ketua umum yang diwacanakan saat ini belum tentu itu nanti yang akan didukung Amien. Apalagi ada kebiasaan Amien mendukung tokoh yang sebenarnya tidak terlalu menonjol di partai.

“Saat Soetrisno Bachir terpilih sebagai ketua umum PAN, itu tidak banyak yang menyangka sebelumnya. Tapi karena dia didukung Amien, maka dia jadi,” ujarnya. Heri melihat ganjalan Hatta memang terdapat pada tradisi PAN yang ketua umumnya hanya menjabat satu periode. Namun, untuk mendukung Zulkifli, Amien juga dinilai bakal punya pertimbangan lain, yakni sejauh mana Ketua DPP PAN itu mampu menjawab tantangan partai ke depan.

“Saya justru mengingatkan Amien agar berhatihati menentukan calon. Sebaiknya jauhkan orang yang berpotensi berurusan dengan hukum untuk dijadikan ketua umum. Kalau tidak hati-hati, PAN bisa saja akan merugi karena tersandera pada Pemilu 2019 nanti,” ujarnya. Heri juga menyarankan agar DPW dan DPD PAN di daerah tidak terpolarisasi dengan dua nama figur calon ketua umum yang beredar saat ini.

Masih ada kader lain yang juga potensial untuk dimunculkan, antara lain Wakil Ketua Umum DPP PAN Dradjad Wibowo dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Bukan tidak mungkin, kata dia, Amien kembali akan menunjuk calon yang sebenarnya tidak diduga. “Mengapa kader PAN harus terkungkung dengan calon yang ada? Lagipula kongres masih cukup jauh, masih ada peluang untuk memunculkan figur lain,” sebutnya.

Kiswondari
(bbg)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Nanik S Deyang Diangkat...
Nanik S Deyang Diangkat sebagai Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana, Dasco: Pilihan yang Tepat
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
Kepala BGN Diganti,...
Kepala BGN Diganti, Istana Pastikan Program MBG Tidak Terganggu
Pemeriksaan Lanjutan...
Pemeriksaan Lanjutan Kasus Kuota Haji, Pengacara Gus Yaqut Sebut Tak Ada Konfirmasi Aliran Dana
Dadan Hindayana Dicopot...
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dasco Puji Pemerintah Dengar Aspirasi Masyarakat
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved