Muara Angke Kebanjiran Kapal Ilegal

Kamis, 08 Januari 2015 - 12:11 WIB
Muara Angke Kebanjiran...
Muara Angke Kebanjiran Kapal Ilegal
A A A
JAKARTA - Tingginya aktivitas bongkar-muat kapal ikan di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara dan lonjakan permintaan ikan di DKI Jakarta membuat pelabuhan itu kebanjiran kapal ilegal.

Kapal tersebut tidak dilengkapi surat layak operasional (SLO) dan berukuran di bawah 30 gross ton (GT). Akibat keberadaan kapal ilegal, kapasitas dermaga menjadi sempit. Berdasarkan data dari pengawas Pelabuhan Muara Angke, rata-rata setiap harinya hanya 10 kapal ikan yang melaporkan berlabuh di pelabuhan.

Pengawas menduga sejumlah kapal enggan melapor karena takut diusir oleh pihak Pelabuhan Muara Angke. “Pertama kami akan menyuruh mereka untuk pergi dari Muara Angke, kedua kami tidak akan terbitkan SLO yang membuat mereka tidak bisa berlayar,” ujar Petugas Pengawas Kapal Ikan Pelabuhan Muara Angke Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta Roberts Manulang kemarin.

Menurut dia, adanya SLO akan membantu pemerintah untuk membagi bongkar-muat barang di beberapa pelabuhan hingga kawasan penangkapan ikan. Pengawas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Anton mengatakan, sempitnya dermaga bukan hanya karena keberadaan kapal ilegal, melainkan juga kapal resmi yang berlabuh lama membuat kapal lain ikut mengantre.

“Untuk berangkat mereka butuh ABK (anak buah kapal), logistik seperti solar dan makanan, untuk merampungkan itu butuh waktu hingga berbulan-bulan,” ucapnya. Pihak KKP tidak akan segan mencabut SLO bila ada kapal ikan yang kedapatan melakukan pelanggaran dan menyalahi aturan berlaku.

“Sejauh ini belum ada. Paling hanya sampai teguran kedua. Jika kedapatan, kami sarankan untuk membuat SLO baru,” ujar Anton. Kapten Kapal Garuda Mas 2 Wiryono menuturkan saat ini banyak kapal ikan tak mengantongi SLO yang kerap melakukan aktivitas bongkar muat dan berlabuh di Muara Angke. Akibat kapal ilegal tersebut membuat penghasilannya menurun. “Ya, kita harus cepat-cepat agar lelang kita enggak dihargai murah,” katanya.

Yan yusuf
(bbg)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved