Sajikan Teater Robot, Juarai Olimpiade di Malaysia

Rabu, 07 Januari 2015 - 10:57 WIB
Sajikan Teater Robot,...
Sajikan Teater Robot, Juarai Olimpiade di Malaysia
A A A
-

Drama berdurasi 3 menit 59 detik yang diperankan tiga siswa-siswi SD Plus Muhammadiyah Brawijaya Kota Mojokerto, Jawa Timur dan dua robot buatan mereka itu terlihat unik.

Tokoh Doraemon diperankan boneka robot, begitu pula Kibo, yang merupakan robot pohon. Kedua robot dan beberapa robot tanaman ini menjadi pemain teater menemani tiga siswa kelas II SD itu. Sejumlah properti pendukung lainnya juga apik dipajang. Sementara tiga siswa SD ini memerangkan tiga tokoh dalam film kartun Jepang Doraemon.

Emirza Islami Al Husein berperan sebagai Nobita, Nikmatun Naschikah memerankan tokoh Joiko, serta Kirana Anissa Sholikha sebagai Sizuka. Dengan musik dan lip sync, robot dan manusia ini memainkan drama singkat berjudul Keep Everlasting The Forest secara bersama. Teater ini terasa unik lantaran dua robot yang berperan, yakni Doraemon dan Kibo, berjalan tanpa ada remote kontrol.

Kedua robot ini berjalan dengan menggunakan roda mengikuti gerak setiap pemeran manusia. Kendati tanpa remote kontrol, kedua robot tersebut bisa berperan dengan baik dan tepat momen. “Robot ini menggunakan kompas untuk berpindah tempat. Menggunakan timer yang sudah diprogram, sehingga mereka berjalan tanpa remote,” papar Juli Indra Wati, Kasek SD Plus Muhammadiyah Brawijaya Mojokerto.

Kreasi pelajar berumur delapan tahun itu cukup gemilang. Mereka menyabet medali emas dalam helatan International Islamic School Robot Olympiad yang digelar di Johor Baru, Malaysia pada 24-26 Desember 2014 lalu. “Karena menyabet juara pertama di antara 250 peserta antarnegara, tanggal 27 Januari nanti kami diundang dalam olimpiade Singapore Robotic Game,” papar Juli.

Untuk menyiapkan teater robot ini, mereka membutuhkan waktu sebulan. Cukup singkat memang. Namun dengan waktu singkat itu, para siswa ini mampu menyelesaikan dengan sempurna. Selain membuat dua robot tokoh dan tumbuhan, juga sejumlah properti lainnya yang berbahan styrofoam.

“Ada beberapa yang dibantu guru-guru karena waktu persiapannya memang singkat,” ucapnya. Saat pelaksanaan lomba, Juli mengaku tiga siswanya itu tak mengalami kesulitan. Penampilan mereka cukup membuat dewan juri terpukau. Terlebih, drama berbahasa Inggris yang mereka sajikan itu cukup fasih dan tema yang diambil serta tokoh yang diperankan cukup familier.

“Kita ambil tokoh Doraemon karena memang tokoh kartun dari Jepang ini sudah banyak dikenal anak-anak di Asia bahkan dunia,” papar Juli. Dalam cerita itu, siswa mengajak untuk menjaga kelestarian hutan. Salah satunya dengan tidak mencorat- coret pepohonan. Pesan ini cukup simpel tapi bermakna.

Karena dalam lingkup anakanak, mereka tak menyadari jika mencorat-coret pohon adalah tindakan yang salah. “Makanya dalam drama disampaikan, robot pohon bisa marah jika mereka dicoratcoret. Pesan ini yang kami sampaikan,” katanya.

Soal keahlian siswanya membuat robot, Juli menyebut jika mereka sejak awal memang mendapatkan pembelajaran dasar-dasar membuat robot. Karena itu. siswa tak banyak menemukan kesulitan membuat robot jenis transporter seperti yang dilombakan. “Mereka ikut ekstrakurikuler mengenal dan membuat robot.

Jadi tak ada kesulitan,” tandasnya. Emirza Islami Al Husein, salah satu pembuat sekaligus pemeran dalam teater robot ini, mengaku puas dengan hasil yang diraih timnya. Menyabet juara pertama dalam event antarnegara menjadi kebanggaan tersendiri baginya. “Bangga. Saya berharap kami bisa berlomba lagi di luar negeri,” ujarnya.

Tritus julan
Mojokerto
(bbg)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Kisah Inspiratif, Nenek...
Kisah Inspiratif, Nenek Usia 100 Tahun Sembuh dari COVID-19
8 Mobil Travel Gelap...
8 Mobil Travel Gelap dari Riau Gagal Masuk Sumbar
Berita Terkini
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Dasco Sebut RUU Perampasan...
Dasco Sebut RUU Perampasan Aset dan RUU Ketenagakerjaan Tetap Dibahas pada Masa Reses
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved