Panik, sang Ayah Pukul Ular dengan Tubuh Bayi

Rabu, 31 Desember 2014 - 10:03 WIB
Panik, sang Ayah Pukul...
Panik, sang Ayah Pukul Ular dengan Tubuh Bayi
A A A
BANTUL - Tragis benar nasib Novita Amalia Nadine. Bayi perempuan berusia 40 hari ini tewas ditangan bapaknya sendiri, Kasiadi, 36, setelah sang ayah tanpa sengaja menjadikannya sebagai pemukul ular yang masuk kedalam rumah mereka diDusun Salam RT 05, Desa Tirtonirmolo, kecamatan Kasihan, Bantul, dini hari kemarin.

Peristiwa mengenaskan itu kini dalam penyelidikan polisi. Kapolsek Kasihan Kompol Suwandi mengatakan, kejadian nahas itu bermula ketika nenek korban, Karyo Wiyono, 60, yang sedang terlelap sekitar pukul 01.00 dini hari tiba-tiba terbangun karena mendengar suara gaduh di atap rumahnya yang terbuat dari daun rumbia dan potongan bambu. “Nenek terbangun karena ada ular jatuh ketika mengejar tikus,” kata Suwandi.

Ular itu jatuh di dekat tubuh Novita yang sedang tertidur lelap disamping ayahnya, Kasiadi. Kebetulan, selain Novita dan Kasiadi, juga tidur ibu Novita, Sadinah, 35, dan kakak kedua Novita. Mereka tidur di lantai beralaskan karpet dalam satu ruangan dengan Karyo Wiyono. Keluarga ini tinggal di rumah yang tidak layak huni bersama satu keluarga lainnya.

Melihat ular jatuh, nenek itu langsung berteriak dan mencoba membunuh ular itu dengan memukul-mukulkan sandal yang kebetulan ada di dekatnya. Mendengar teriakan sang nenek, Kasiadi terbangun dan setengah sadar melihat nenek mencoba membunuh ular tersebut.

Spontan Kasiadi lantas mengambil “sesuatu” di dekatnya dan langsung memukulkannya ke ular yang ada di lantai tersebut. “Istrinya terbangun dan langsung teriak bahwa yang dipakai memukul bayi oleh Kasiadi adalah anak mereka, Novita,” beber Suwandi. Kasiadi kaget dan setelah sadar langsung menyerahkan bayi malang itu kepada istrinya, sementara dia terus berusaha memukul ular tersebut dengan menggunakan guling yang berada tak jauh dari dirinya.

Setelah mengetahui ularnya mati, baru dia melihat kondisi anaknya dan langsung membawanya ke Puskesmas Kasihan. Malang tak bisa ditolak, sampai di Puskesmas bayi tersebut sudah tidak bernyawa. Dari pemeriksaan sementara, kepala bayi dan kuping sebelah kiri bayi tersebut menge-luarkan darah. Sampai saat ini polisi masih menyelidiki berapa kali tubuh bayi tersebut dibenturkan ke lantai oleh ayahnya.

Panit Reskrim 1 Polsek Kasihan Ipda Anwar Fuadi mengatakan, sampai saat ini polisi masih menyelidiki kasus tewasnya bayi malang tersebut. Untuk kepastian hukumnya, bayi malang itu dikirim ke Rumah Sakit dr Sardjito dan kedua orang tua korban beserta sang nenek diamankan di Polsek Kasihan untuk dimintai keterangan. “Kami belum berani menetapkan tersangka,” tuturnya.

Erfanto linangkung
(bbg)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Kisah Inspiratif, Nenek...
Kisah Inspiratif, Nenek Usia 100 Tahun Sembuh dari COVID-19
8 Mobil Travel Gelap...
8 Mobil Travel Gelap dari Riau Gagal Masuk Sumbar
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved