Soal Remisi Koruptor, PSHK Nilai Pemerintah Tidak Transparan

Sabtu, 27 Desember 2014 - 11:58 WIB
Soal Remisi Koruptor,...
Soal Remisi Koruptor, PSHK Nilai Pemerintah Tidak Transparan
A A A
JAKARTA - Pemberian remisi bagi narapidana perkara korupsi terus mendapatkan sorotan dari berbagai pihak.

Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Indonesia menilai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tidak transparan dalam menjelaskan latar belakang pemberian remisi terhadap koruptor.

“Masalah pokoknya adalah pemerintah tidak terbuka, ada proses komunikasi yang tidak tepat dilakukan Kemenkumham sehingga memunculkan pertanyaan apa alasan pemberian remisi itu dan sudah tepatkah itu diberikan,” ucap peneliti PSHK Indonesia, Miko Ginting, Jumat 26 Desember 2014.

Alhasil, kata dia, pemberian remisi koruptor memancing kecurigaan publik. Sebab hal itu bertentangan dengan semangat pemberantasan korupsi.

Dia mengatakan, kecurigaan semakin bertambah dengan langkah pemerintah yang memberikan remisi berdasarkan dua peraturan yang berbeda.

Miko menganggap ada ketidakkonsistenan pemerintah untuk memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.

“Harus diperhatikan betul mengapa Kemenkumham memberikan remisi dengan dasar, PP (Peraturan Pemerintah) 2006 dan 2012, ada apa ini,” lanjutnya.

Dia setuju apabila remisi yang telah diberikan kepada narapidana perkara korupsi dikaji ulang.

Apabila ditemukan ada indikasi ketidakcermatan dalam pemberiannya, kata dia, usulan pemberian remisi bisa dicabut.

“Setidaknya ini ditangguhkan terlebih dahulu. Jika setelah dijelaskan tidak ada alasan kuat (yang bersangkutan) berhak mendapatkan remisi maka harus dicabut,” tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
207 Warga Binaan di...
207 Warga Binaan di Rutan Pangkep Terima Remisi Kemerdekaan
Sebanyak 13.851 Napi...
Sebanyak 13.851 Napi di Jatim Dapat Remisi Khusus Idul Fitri
Napi Kasus Asusila di...
Napi Kasus Asusila di Kota Parepare Dapat Remisi Bebas
7.577 Napi di Sumsel...
7.577 Napi di Sumsel akan Terima Remisi Kemerdekaan, 91 Langsung Bebas
61 Warga Binaan Rutan...
61 Warga Binaan Rutan Salatiga Terima Remisi Idulfitri, 2 Or Bebas
121.026 Narapidana Terima...
121.026 Narapidana Terima Remisi Khusus Lebaran, 550 Orang Langsung Bebas
Berita Terkini
Menlu Sugiono Bertemu...
Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza
Minta Maaf ke Presiden,...
Minta Maaf ke Presiden, Febrie Adriansyah Akan Buktikan Kebenaran Sesuai Fakta Hukum
Londo Ireng di Republik...
Londo Ireng di Republik Antikritik
KPK Geledah Rumah Kadis...
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu, Sita Uang Rp4 Miliar
Royal Dinner UKSW, Sultan...
Royal Dinner UKSW, Sultan Ternate ke-49 Desak Sahkan RUU Masyarakat Adat
Presiden Prabowo Dijadwalkan...
Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved