Menkumham Nantikan Islah Dua Kubu di Golkar
Rabu, 24 Desember 2014 - 17:44 WIB
Menkumham Nantikan Islah Dua Kubu di Golkar
A
A
A
JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly menyambut baik usaha damai Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) dan Agung Laksono.
Seperti diketahui, Golkar pecah setelah masing-masing kubu menggelar Musyawarah Nasional (Munas) baik di Bali dan di Jakarta.
"Perkembangan Golkar kita masih serahkan sama mereka (dua kubu), tapi ada perkembangan saya melihat dari TV saja, bahwa dua kelompok sudah membuat tim bersama. Saya kira itu kemajuan yang baik," kata Menkumham di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/12/2014).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengatakan, proses islah internal Golkar tetap diserahkan kepada Golkar baik melalui munas bersama atau mekanisme partai yang lain.
"Kita tunggu saja, tapi tanda-tanda baik sudah kita lihat. Kita berharap progres itu terus berjalan. Apapun mekanismenya terserah ke teman-teman Golkar. Mereka lebih tahu menyelesaikan sesuai mekanisme organisasi," ucapnya.
Pemerintah mengklaim tidak akan ikut campur internal Partai Golkar. Namun, Yasonna bersukur ada semangat rekonsiliasi dari dua kubu yang selama ini bersitegang.
"Kita menungggu saja, kalau sudah ada hasil islah, diserahkan ke kita tidak sampai tujuh hari kita selesaikan," tegas Yasonna.
Seperti diketahui, Golkar pecah setelah masing-masing kubu menggelar Musyawarah Nasional (Munas) baik di Bali dan di Jakarta.
"Perkembangan Golkar kita masih serahkan sama mereka (dua kubu), tapi ada perkembangan saya melihat dari TV saja, bahwa dua kelompok sudah membuat tim bersama. Saya kira itu kemajuan yang baik," kata Menkumham di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/12/2014).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengatakan, proses islah internal Golkar tetap diserahkan kepada Golkar baik melalui munas bersama atau mekanisme partai yang lain.
"Kita tunggu saja, tapi tanda-tanda baik sudah kita lihat. Kita berharap progres itu terus berjalan. Apapun mekanismenya terserah ke teman-teman Golkar. Mereka lebih tahu menyelesaikan sesuai mekanisme organisasi," ucapnya.
Pemerintah mengklaim tidak akan ikut campur internal Partai Golkar. Namun, Yasonna bersukur ada semangat rekonsiliasi dari dua kubu yang selama ini bersitegang.
"Kita menungggu saja, kalau sudah ada hasil islah, diserahkan ke kita tidak sampai tujuh hari kita selesaikan," tegas Yasonna.
(maf)