Puluhan Rumah Terbakar, Ibu dan Anak Tewas

Sabtu, 20 Desember 2014 - 11:17 WIB
Puluhan Rumah Terbakar,...
Puluhan Rumah Terbakar, Ibu dan Anak Tewas
A A A
JAKARTA - Puluhan rumah di kawasan padat penduduk di Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, kemarin pagi terbakar.

Penyebabnya diduga adalah gas 3 kg yang dipakai untuk hajatan mengalami kebocoran hingga terjadi kebakaran. Akibat itu, dua orang yakni Yanti, 27, dan Teguh, 5, warga Curug, Kabupaten Tangerang, tewas di lokasi kejadian. Insiden bermula dari rumah milik Otong Surdjani, 55, Komandan Satpol PP Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, yang tengah mempersiapkan hajatan khitanan putra keempatnya, Rayhan Martino, 7.

Untuk membantu komandannya, Sophian Hadi berinisiatif menyuruh istrinya, Yanti yang sedang hamil enam bulan, ke rumah Otong. Yanti pun membawa anaknya, sedangkan Sophian saat kejadian sedang bertugas di lapangan. Yanti bersama putra pertamanya menginap di rumah tersebut karena hajatan khitanan digelar kemarin. Mereka tidur di kamar lantai dua berbarengan dengan Lastri, 27, dan Agung, 17, keduanya anak Otong. Tepat di bawah kamar lantai dua adalah dapur.

“Saya terbangun merasakan panas. Ketika saya melihat ke bawah, api sudah membesar,” ujar Agung. Mengetahui itu, dia membangunkan Lastri beserta Yanti dan Teguh. Agung mengajak mereka melompat ke belakang rumah. Namun, Yanti tidak mau melompat dan memilih memeluk Teguh. Sementara Lastri yang mencoba membujuk Yanti terpaksa melompat setelah punggungnya terbakar.

Sejumlah warga yang melihat kebakaran tersebut berusaha memadamkan api dan sebagian lagi menyelamatkan diri. Tapi, api menjalar begitu cepat hingga akhirnya merembet ke rumah warga sekitar. Sebanyak 22 mobil pemadam kebakaran segera memadamkan si jago merah agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan korban banyak.

“Kakak saya, Lastri, dibawa ke Rumah Sakit Tarakan. Kakak saya dirawat karena mengalami luka bakar di punggung dan rambut,” kata Agung yang mengalami luka bakar di tangan kanannya. Tetangga Otong, Bambang Wahyudi, 37, menuturkan, korban Yanti terlihat sedang memeluk anaknya dalam keadaan hangus terbakar. Kapolsek Tambora Kompol Dedy Tabrani yang datang ke lokasi bersama sejumlah anggotanya langsung memasang garis dilarang melintas setelah mengetahui ada korban tewas dalam kebakaran tersebut.

“Sementara ini penyebab kebakaran diduga dari kebocoran gas 3 kg yang digunakan untuk membuat kue di dapur,” ucapnya.

Bima setiyadi
(ars)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Minta Beras ke Kades,...
Minta Beras ke Kades, Warga Miskin di Bengkulu Dipolisikan
Sultan Mahmud Badaruddin...
Sultan Mahmud Badaruddin II, Harimau Palembang yang Menolak Tunduk hingga Diasingkan
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
5 Presiden dan Ibu Negara...
5 Presiden dan Ibu Negara Miliki Perbedaan Usia Sangat Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved