Gamalama Meletus, Bandara Babullah Ditutup

Sabtu, 20 Desember 2014 - 11:19 WIB
Gamalama Meletus, Bandara...
Gamalama Meletus, Bandara Babullah Ditutup
A A A
TERNATE - Gunung Gamalama di Kota Ternate, Maluku Utara, kembali meletus, Kamis malam (18/12) sekitar pukul 21.41 WIT.

Erupsi ditandai dengan semburan abu vulkanik dari puncak gunung setinggi lebih dari 200 meter itu, menyebar ke sejumlah wilayah di Kota Ternate, antara lain di Kecamatan Pulau Ternate, Ternate Selatan, dan Ternate Utara. Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa itu.

“Sembilan pendaki Gunung Gamalama yang sebelumnya dilaporkan terjebak dipastikan selamat. Tim SAR berhasil menemukan pendaki terakhir. Korban mengalami cedera,” kata Wakil Wali Kota Ternate Arifin Djafar kemarin. Dia menuturkan, pendaki bernama Muhamad Fikram, 18, itu menjalani perawatan di RSUD Chasan Boesoerie Ternate. Adapun delapan pendaki lainnya telah lebih dulu dievakuasi pada Kamis (18/12) malam dan kemarin siang.

Arifin Djafar menegaskan, sebagai tindak lanjut dari erupsi Gamalama, Pemkot Ternate telah menyiapkan 15 titik evakuasi bagi warga. Jika kondisinya terus mengalami peningkatan, langkah darurat harus segera diambil. “Pemkot juga menyiapkan pos terpadu sebagai pusat informasi mengenai kondisi erupsi Gunung Gamalama sehingga koordinasi antarsesama instansi terkait bisa berjalan,” katanya.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Gamalama, Darno Lamane, mengungkapkan, Gamalama meletus ada pukul 21.41 WIT disusul letusan kedua pada pukul 22.45 WIT. Gunung setinggi 1.700 meter dari permukaan laut itu tetap berstatus waspada.“ Masyarakat janganpanik, tetapi terus meningkatkan kewaspadaan,” kata Darno.

Gunung Gamalama terakhir meletus 16 Desember 2012 . Merespons erupsi kali ini, otoritas Bandara Babullah memutuskan untuk menghentikan aktivitas penerbangan dari dan ke bandara itu dalam waktu yang belum dapat ditentukan. “Karena abu vulkanik menutupi landasan pacu bandara mencapai 5 cm, itu membahayakan untuk pesawat yang akan terbang atau mendarat,” kata Kepala Bandara Babullah Taslim Badaruddin. Taslim mengatakan, kemarin pukul 08.45 WIT ada satu pesawat, yakni Batik Air, yang sempat terbang dari Bandara Babullah menuju Makassar.

Penerbangan dilakukan karena saat itu kondisi landasan pacu bandara belum parah tertutup abu vulkanik. “Ada pula empat penerbangan yang akan tiba di Bandara Babullah ditunda, yakni Garuda Indonesia dari Jakarta dan Makassar serta dua pesawat Sriwijaya Air dari Jakarta dan Ambon juga dibatalkan,” katanya.

Sementara itu, para calon penumpang yang batal berangkat di Bandara Babullah Ternate meski terlihat kecewa tetap menunggu penyampaian lebih lanjut dari pihak penerbangan dan bandara mengenai kemungkinan akan tetap dilakukan penerbangan pada hari ini.

khoirul muzakki/ sindonews.com/ant
(ars)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Berita Terkini
Said Aqil Siradj: Kebangkitan...
Said Aqil Siradj: Kebangkitan Umat Harus Dimulai dari Penguatan Iman yang Hakiki
Dharma Pongrekun Tanggapi...
Dharma Pongrekun Tanggapi Kemenkes: Kalau Semua Sudah Konstitusional, Mengapa Masih Perlu Meyakinkan Publik?
PM Singapura Lawrence...
PM Singapura Lawrence Wong Bertemu Presiden Prabowo Besok, Ini yang Dibahas
IM57+ Desak KPK Usut...
IM57+ Desak KPK Usut Tuntas Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Terungkap Alasan Roy...
Terungkap Alasan Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi soal Pasal Penetapan Tersangka
Infografis
3 Bandara Ini Kembali...
3 Bandara Ini Kembali Mendapatkan Status Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved