Kemenkumham Bantah Ingin Gembosi Golkar

Rabu, 17 Desember 2014 - 10:45 WIB
Kemenkumham Bantah Ingin...
Kemenkumham Bantah Ingin Gembosi Golkar
A A A
JAKARTA - Pendapat pengamat politik Said Salahudin yang menduga bahwa Menkumham Yasonna H Laoly ingin memperlemah kekuatan politik Fraksi Partai Golkar di DPR, dibantah Kemenkumham.

"Enggak benar itu," ujar Kepala Biro Humas dan Hubungan Luar Negeri Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Ferdinan Siagian saat dikonfirmasi Sindonews melalui sambungan telepon, Rabu (17/12/2014).

Sekadar diketahui, Menkumham Yasonna Laoly menolak mengesahkan kepengurusan Partai Golkar Hasil Musyarawah Nasional (Munas) Bali maupun Ancol. Namun, Yasonna menilai kedua Munas itu sah.

Menurut Ferdinan, sikap Menkumham tersebut sudah sesuai dengan aturan yang ada.

"Saya kira Pak Menteri ikut aturan yang ada, Undang-undang (UU) Parpol," tutur Ferdinan.

Selain itu, kata dia, sikap Menkumham tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak mau memihak ke kubu Aburizal Bakrie (Ical) maupun kubu Agung Laksono.

Disamping itu, dia mengatakan, Menkumham mempersilakan kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan internal partai berlambang pohon beringin itu.

"Enggak ada yang lain kok maksudnya selain itu. Lagipula, Partai Golkar partai besar, aset pemerintah," pungkasnya.

Diberitakan Sindonews sebelumnya, Yasonna dinilai memiliki motif politik, karena sengaja menggantung pengesahan kepengurusan Partai Golkar, baik Munas Bali maupun Munas Ancol.

"Boleh jadi targetnya adalah memperlemah kekuatan politik Fraksi Partai Golkar di DPR," ujar pengamat politik Said Salahudin dalam keterangan tertulisnya.

Dia mengatakan, jika Fraksi Partai Golkar di DPR terbelah, akan ada anggota yang pro kepada Ical dan yang pro kepada Agung.

"Maka hal itu akan berdampak pada melemahnya Fraksi Partai Golkar yang selama ini mengambil posisi sebagai pengimbang pemerintah," tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kuatnya Fraksi Golkar di DPR adalah kuatnya Koalisi Merah Putih (KMP).

"Sepertinya itulah yang tidak disukai oleh Menkumham yang merupakan salah satu tokoh Koalisi Indonesia Hebat (KIH)," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved