Yusril Ditunjuk Jadi Penasihat Hukum Kubu Ical
Selasa, 16 Desember 2014 - 18:08 WIB
Yusril Ditunjuk Jadi Penasihat Hukum Kubu Ical
A
A
A
JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra ditunjuk menjadi penasihat hukum Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical). Penunjukan ini terkait dualisme kepengurusan Partai Golkar.
"Sekarang saya jadi penasihat hukum. Kalau nanti ada perkara, Pak Aburizal juga memberikan kuasa kepada saya dan Rudi Alfonso menghadapi kalau dari kubu Pak Agung tidak puas terhadap keputusan Mahkamah Partai dan membawa ke pengadilan," kata Yusril di Bakrie Tower, Jakarta, Selasa (16/12/2014).
Yusril mengatakan, mahkamah partai sudah diatur dalam Undang-undang Partai Politik yang berfungsi untuk menyelesaikan konflik internal. Mantan Mensesneg ini menyebut putusan Mahkamah Partai mengikat tapi jika ada pihak yang tidak puas bisa menempuh pengadilan.
Diakuinya jika sudah masuk pengadilan maka prosesnya sangat panjang. Hal itu pernah terjadi saat PKB berkonflik antara kubu Muhaimin Iskandar dan Abdurahman Wahid (Gus Dur).
"Harus dilihat dari segi undang-undangnya, mana yang sah menurut undang-undang," tegasnya.
Yusril dijemput langsung oleh Aziz Syamsuddin di Lobi Bakrie Tower. Sementara Ical dan Idrus Marham lebih awal menuju ruangannya setelah memberikan keterangan pers.
"Sekarang saya jadi penasihat hukum. Kalau nanti ada perkara, Pak Aburizal juga memberikan kuasa kepada saya dan Rudi Alfonso menghadapi kalau dari kubu Pak Agung tidak puas terhadap keputusan Mahkamah Partai dan membawa ke pengadilan," kata Yusril di Bakrie Tower, Jakarta, Selasa (16/12/2014).
Yusril mengatakan, mahkamah partai sudah diatur dalam Undang-undang Partai Politik yang berfungsi untuk menyelesaikan konflik internal. Mantan Mensesneg ini menyebut putusan Mahkamah Partai mengikat tapi jika ada pihak yang tidak puas bisa menempuh pengadilan.
Diakuinya jika sudah masuk pengadilan maka prosesnya sangat panjang. Hal itu pernah terjadi saat PKB berkonflik antara kubu Muhaimin Iskandar dan Abdurahman Wahid (Gus Dur).
"Harus dilihat dari segi undang-undangnya, mana yang sah menurut undang-undang," tegasnya.
Yusril dijemput langsung oleh Aziz Syamsuddin di Lobi Bakrie Tower. Sementara Ical dan Idrus Marham lebih awal menuju ruangannya setelah memberikan keterangan pers.
(kri)