Pertumbuhan Jalan Protokol Mandek

Senin, 15 Desember 2014 - 11:39 WIB
Pertumbuhan Jalan Protokol...
Pertumbuhan Jalan Protokol Mandek
A A A
BEKASI - Pertumbuhan jalan protokol di Kota Bekasi mandek. Dinas Bina Marga dan Tata Air (Disbimarta) Kota Bekasi pun mengusulkan dana infrastruktur jalan Rp700 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 untuk peningkatan kapasitas jalan utama dan pembangunan jalan baru.

Kabid Bina Marga Disbimarta Kota Bekasi Arief Maulana mengatakan, tahun ini pemerintah fokus memperbaiki jalan lingkungan dengan menghabiskan dana sekitar Rp337,5 miliar. Dari jumlah itu, sekitar Rp112,5 miliar untuk perbaikan jalan serta pembangunan awal jalan baru di wilayah Kota Bekasi. ”Jalan lingkungan sudah bagus semua,” katanya, kemarin.

Tahun depan perbaikan infrastruktur dikonsentrasikan untuk jalan utama. ”Banyak jalan utama yang harus dilebarkan dan diperbaiki, kondisinya masih rusak,” ungkapnya. Perbaikan jalan yang mendesak dilakukan, antara lain Jalan Perjuangan-Lingkar Utara (pelebaran), sisi barat Jalan Perjuangan (jalur baru), sisi barat underpass (jalur baru), dan Jalan Raya Hankam (pelebaran).

Selanjutnya Jalan Pahlawan (pelebaran), Pekayon-Pondokgede (pelebaran), Bantargebang- Setu (pelebaran), Mustikajaya- Bantargebang (pelebaran), dan Ngurah Rai-Cakung (peningkatan kualitas jalan). Arief menegaskan, pertumbuhan jalan sangat penting mengingat volume kendaraan semakin padat. Kapasitas sejumlah jalan saat ini dianggap tak mampu menampung kendaraan dan menyebabkan kemacetan.

”Jalan penuh karena sempit,” ujarnya. Data Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Bekasi menyebutkan, saat ini terdapat 1,2 juta kendaraan, meningkat 40% dari tahun lalu sebanyak 740.000 kendaraan. ”Kondisi inilah yang menyebabkan volume kendaraan memenuhi jalan-jalan di Kota Bekasi,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Ketua DPRD Kota Bekasi Tumai mengatakan, penyusunan anggaran sudah sesuai dengan mekanisme yang ada. ”Infrastruktur memang lebih utama dalam anggaran 2015, nanti kita fokuskan untuk jalan utama,” tandasnya.

Abdullah m surjaya
(ars)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
Nanik S Deyang Ungkap...
Nanik S Deyang Ungkap Mayjen Trenggono Segera Mundur dari TNI usai Jadi Wakil Kepala BGN
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved