Eksekusi Mati Napi Narkoba Tunggu SK Presiden

Kamis, 11 Desember 2014 - 11:21 WIB
Eksekusi Mati Napi Narkoba...
Eksekusi Mati Napi Narkoba Tunggu SK Presiden
A A A
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan siap mengeksekusi mati 64 terpidana narkoba setelah grasi yang diajukan ditolak Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun, untuk melaksanakan eksekusi Kejagung masih menunggu surat keputusan (SK) penolakan grasi tersebut dari Presiden. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Tony T Spontana mengatakan, Kejagung masih menunggu surat keputusan yang menyatakan menerima atau menolak grasi ke-64 terpidana mati kasus narkoba tersebut.

”Itu harus kita telaah satu per satu, mana di antara mereka yang sudah selesai aspek yuridisnya,” ungkap Tony di Kejagung, Jakarta, kemarin. Aspek yuridis yang dimaksud adalah proses hukum yang dilalui narapidana bersangkutan dari pengadilan tingkat satu, banding, kasasi, peninjauan kembali (PK), hingga permohonan grasi.

Setelah semua aspek yuridis itu selesai, ada juga aspek sosiologis yang harus dilalui narapidana. Aspek so-siologis itu meliputi kondisi lingkungan napi, kondisi fisik, kondisi psikologis, hingga kesehatan napi yang bersangkutan. Selain aspek-aspek tadi, ujar Tony, ada kelanjutan aspek yang terakhir yaitu aspek teknis.

”Yaitu kapan, di mana, jam berapa, siapa regu tembak, dan lain-lainnya. Jadi sekarang kita tunggu saja SK grasinya supaya bisa segera dieksekusi,” katanya. Mantan Jaksa Agung Abdulrahman Saleh mendukung eksekusi mati terhadap terpidana narkoba. ”Kalau pendapat saya untuk perkara narkotika, setuju saja,” kata Arman panggilan akrab Abdulrahman Saleh.

Terkait teknis pelaksanaan, Arman menyatakan tidak bisa berbicara secara detail. Menurut dia, secara prosedur hukuman mati sudah diatur dalam undang-undang. ”Pokoknya secara prosedur harus dilalui. Kalau sudah berkekuatan hukum tetap, ya tidak masalah,” ujarnya.

Alfian faisal
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved