Soal Munas, Golkar Bersyukur Pemerintah Netral

Senin, 08 Desember 2014 - 19:12 WIB
Soal Munas, Golkar Bersyukur...
Soal Munas, Golkar Bersyukur Pemerintah Netral
A A A
JAKARTA - Partai Golkar terpecah setelah kubu Agung Laksono menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-IX di Ancol, Jakarta Utara. Setelah Aburizal Bakrie (Ical) melaporkan susunan daftar kepengurusan ke Kemenkumham, giliran Agung juga akan melakukan hal serupa.

Mengomentari hal ini, Ketua DPP Tantowi Yahya meminta pemerintah melihat secara gamblang atas persoalan tersebut. "Kami berharap pemerintah dapat jernih melihat persoalan ini," ujar Tantowi saat dihubungi wartawan, Senin (8/12/2014).

Ia menjelasan, Munas yang sah adalah yang dilaksanakan di Bali oleh Ical beberapa waktu lalu. Karena diselenggarakan berdasarkan amanat Rapimnas VIII Yogyakarta.

"Munas IX di Bali sudah jelas legal dan legitimate karena diselenggarakan oleh DPP berdasarkan amanat Rapimnas VII di Jogja," terangnya.

Wakil Ketua Komisi I ini menegaskan, Munas Ancol yang diselenggarakan kubu Agung tidak memiliki landasan legalitas. Termasuk mereka yang memiliki hak suara.

"Tidak adanya sesepuh dan pini sepuh Golkar yang hadir di sana (Munas Ancol), peserta Munas yang bukan pemegang mandat bisa dijadikan landasan legal tidaknya 'Munas' tersebut."

"Kami menghargai sikap pemerintah yang tidak hadir dari pembukaan sampai dengan penutupan 'Munas' tersebut. Bagi kami itu sudah menunjukkan netralitas pemerintah," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Terungkap Alasan Roy...
Terungkap Alasan Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi soal Pasal Penetapan Tersangka
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Optimistis Irjen Wibowo Tingkatkan Pelayanan Korlantas Semakin Modern
Transformasi Strategis...
Transformasi Strategis Memasuki Era Quantum Globalisasi 2.0
Daftar Kapolda Baru...
Daftar Kapolda Baru yang Dilantik Kapolri pada Juli 2026, Ada Irjen Pipit Rismanto
Penyebaran Budaya LGBT...
Penyebaran Budaya LGBT Ancaman Negara Nonmiliter, Ada di Perpres yang Diteken Prabowo
Fenomena Korupsi di...
Fenomena Korupsi di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved