Komitmen Penegakan Hukum Jokowi Dipertanyakan

Senin, 08 Desember 2014 - 17:30 WIB
Komitmen Penegakan Hukum...
Komitmen Penegakan Hukum Jokowi Dipertanyakan
A A A
JAKARTA - Pusat Kajian Antikorupsi Fakultas Hukum Univesitas Gadjah Mada (Pukat FH UGM) menilai Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) tidak bisa terlepas dari politik tawar menawar.

Pukat melihat indikasi itu terlihat dari komposisi menteri dan pemimpin lembaga negara yang banyak mengambil dari partai politik.

Antara lain, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoli yang merupakan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Jaksa Agung HM Prasetyo yang sebelumnya politikus Partai Nasional Demokrat.

Peneliti Pukat FH UGM Hifdzil Alim menegaskan langkah pemerintah dalam penegakan hukum, khususnya pemberantasan korupsi masih mengundang tanda tanya.

Penunjukan Prasetyo sebagai Jaksa Agung, kata dia, menjadi antiklimaks. Dia khawatir penegakan hukum hanya berlaku untuk pihak lain.

"Kemanakah sebenarnya langkah penegakan hukum pemerintah akan berlabuh. Apakah hanya orang dari KMP (Koalisi Merah Putih) saja yang ditindak tegas dengan mengesampingkan orang dari KIH (Koalisi Indonesia Hebat). Hukum itu harus menutup mata, keadilan yang berdiri tegak," tutur Hifdzil Alim dalam keterangan pers di kantornya, Senin (8/12/2014).

Dia juga mempertanyakan keseriusan Presiden Jokowi dalam penegakan hukum, khususnya tindak pidana korupsi.

Menurut dia, masyarakat perlu melihat dengan jelas agenda besar dan jaminan penegakan hukum yang dilakukan pemerintah.

"Penegakan hukum di daerah masih jalan di tempat. Contah kasus Persiba yang menyeret Idham Samawi belum ada tindak lanjut. Apakah karena Idham dari KIH ?" katanya.

Untuk itu, kata dia, tidak ada salahnya Pukat FH UGM Yogyakarta bersama masyarakat pegiat antikorupsi mempertanyakan pemerintah era Jokowi-JK dalam kinerja pemberantasan korupsi.

Pertanyaan tersebut juga bagian dari upaya mereka menyambut Hari Anti Korupsi 9 Desember besok.
(dam)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved