Publik Apresiasi Niat Ical Tak Maju Pilpres
Jum'at, 05 Desember 2014 - 16:17 WIB
Publik Apresiasi Niat Ical Tak Maju Pilpres
A
A
A
JAKARTA - Sikap Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie atau Ical yang tidak ingin mencalonkan diri pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019, direspons positif publik.
Hal itu diketahui berdasarkan atas hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI).
Sebanyak 62,50% responden menyatakan sikap Ical yang tidak ingin maju pada Pilpres 2019 sebagai sikap positif dan harus diapresiasi.
Sementara sebanyk 10,30% responden tidak menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang positif.
"Sedangkan yang tidak tahu atau tidak menjawab, 27,20 persen," kata peneliti LSI, Ardian Sopa saat jumpa pers di kantornya, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (5/12/2014).
Dia mengatakan, survei tersebut dilakukan melalui quick poll pada tanggal 3-4 Desember 2014.
Survei itu menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden dan margin of error sebesar 2,9 %.
Survei dilakukan di 33 provinsi di Indonesia dan dilengkapi dengan penelitian kualitatif serta metode analisis media, focuss group discussion (FGD), dan indepth interview.
Ical menyatakan komitmennya untuk tidak maju Pilpres 2019. Hal itu disampaikan Ical dalam Musyawarah Nasional IX Golkar.
Hal itu diketahui berdasarkan atas hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI).
Sebanyak 62,50% responden menyatakan sikap Ical yang tidak ingin maju pada Pilpres 2019 sebagai sikap positif dan harus diapresiasi.
Sementara sebanyk 10,30% responden tidak menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang positif.
"Sedangkan yang tidak tahu atau tidak menjawab, 27,20 persen," kata peneliti LSI, Ardian Sopa saat jumpa pers di kantornya, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (5/12/2014).
Dia mengatakan, survei tersebut dilakukan melalui quick poll pada tanggal 3-4 Desember 2014.
Survei itu menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden dan margin of error sebesar 2,9 %.
Survei dilakukan di 33 provinsi di Indonesia dan dilengkapi dengan penelitian kualitatif serta metode analisis media, focuss group discussion (FGD), dan indepth interview.
Ical menyatakan komitmennya untuk tidak maju Pilpres 2019. Hal itu disampaikan Ical dalam Musyawarah Nasional IX Golkar.
(dam)