Pemerintah Seharusnya Hati-hati Sikapi Pollycarpus

Rabu, 03 Desember 2014 - 04:19 WIB
Pemerintah Seharusnya...
Pemerintah Seharusnya Hati-hati Sikapi Pollycarpus
A A A
JAKARTA - Pemerintah seharusnya berhati-hati dalam membuat kebijakan terhadap Pollycarpus Budihari Prijanto, terpidana kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir Said Thalib.

Tidak dipungkiri, hal itu tidak terlepas dari figur Munir yang dikenal aktif dalam menegakkan HAM. "Pemerintah seharusnya hati-hati menyikapi soal Pollycarpus ini," kata Anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/12/2014).

Dia menilai ketidakhati-hatian pemerintah justru menimbukan polemik negatif dari masyarakat.
"Sebenarnya aturan pembebasan bersyarat sudah membolehkan Polly mendapatkan haknya," ujarnya.

Kendati begitu, politikus Partai Gerindra ini heran terhadap remisi yang diberikan pemerintah terhadap Pollycarpus, sebelum mendapatkan pembebasan bersyarat.

"Remisi besar itu dianggap tidak sebanding dengan perbuatannya. Ini yang perlu dijelaskan pemerintah," tuturnya.

Pollycarpus telah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sukamiskin, Kota Bandung, Jawa Barat pada Sabtu 29 November 2014. Terpidana 14 tahun kasus pembunuhan aktivis HAM Munir itu bebas lebih cepat dari vonis hakim karena mendapatkan 19 kali remisi dan pembebasan bersyarat dari pemerintah.
(dam)
Berita Terkait
Aksi Soliditas untuk...
Aksi Soliditas untuk Munir
Aksi 21 Tahun Kasus...
Aksi 21 Tahun Kasus Munir: Aktivis Desak Komnas HAM Tetapkan Pelanggaran Berat HAM
KASUM Harap Meninggalnya...
KASUM Harap Meninggalnya Pollycarpus Tidak Menghentikan Penyelesaian Kasus Munir
Suciwati Ungkap Fatka-fakta...
Suciwati Ungkap Fatka-fakta Kematian Munir ke Komnas HAM
Refleksi Mengenang Kematian...
Refleksi Mengenang Kematian Munir
Aksi Kamisan Mengenang...
Aksi Kamisan Mengenang 18 Tahun Kematian Kasus Munir
Berita Terkini
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved