KontraS: Pembebasan Pollycarpus Preseden Buruk HAM

Minggu, 30 November 2014 - 06:38 WIB
KontraS: Pembebasan...
KontraS: Pembebasan Pollycarpus Preseden Buruk HAM
A A A
JAKARTA - Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai pembebasan bersyarat Pollycarpus Budihari Prijanto, terpidana pembunuh pegiat hak asasi manusia (HAM) Munir Said Thalib justru mengaburkan bukti-bukti materil yang sudah ada sebelumnya.

"Kemudian, pembebasan bersyarat Pollycarpus ini menutup peluang untuk pengembangan kasus ini. Karena kan Pollycarpus tidak berdiri sendiri," ujar akil Koordinator KontraS Christ Subiantoro ketika dihubungi Sindonews, Minggu (30/11/2014).

Menurutnya, keterlibatan mantan Deputi V BIN Muchdi Prawiro Pranjono tidak boleh dilupakan dalam kasus ini. Meskipun Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menvonis Muchdi PR bebas murni dari segala dakwaan, namun Kejaksaan mengajukan peninjauan kembali (PK) terkait pembebasan tersebut.

"Kita juga menunggu proses hukum ini kembali berjalan dan kita berharap keadilan berpihak bagi almarhum Munir," ucap Christ.

Selain itu, kata dia, KontraS meminta pemerintah menindaklanjuti pengakuan jurnalis Amerika Allan Nairn terkait dugaan keterlibatan mantan Kepala BIN AM Hendropriyono dalam pembunuhan Munir.

"Hendro mengaku membunuh Munir ketika wawancara dengan Allan Nairn. Itu juga kan seharusnya diperiksa oleh Mabes Polri. Kita kan sudah laporan ke Polda Metro terkait pernyataan Hendro membunuh Munir. Kami sudah mendengar Allan Nairn akan diperiksa sebagai saksi," jelasnya.

Ditambahkannya, pembebasan bersyarat Pollycarpus jelas sangat mengecewakan dan menjadi preseden buruk penuntasan kasus HAM di Tanah Air. Kendati demikian, pihaknya berharap penyidikan perkara pembunuhan Munir di Mabes Polri terus berjalan.

"Kami sendiri melihat kasus ini masih bisa dikembangkan dan menyeret calon-calon tersangka baru dalam kasus ini," tegasnya.
(kri)
Berita Terkait
Aksi Soliditas untuk...
Aksi Soliditas untuk Munir
Aksi 21 Tahun Kasus...
Aksi 21 Tahun Kasus Munir: Aktivis Desak Komnas HAM Tetapkan Pelanggaran Berat HAM
KASUM Harap Meninggalnya...
KASUM Harap Meninggalnya Pollycarpus Tidak Menghentikan Penyelesaian Kasus Munir
Suciwati Ungkap Fatka-fakta...
Suciwati Ungkap Fatka-fakta Kematian Munir ke Komnas HAM
Refleksi Mengenang Kematian...
Refleksi Mengenang Kematian Munir
Aksi Kamisan Mengenang...
Aksi Kamisan Mengenang 18 Tahun Kematian Kasus Munir
Berita Terkini
KPK Panggil Kepala Satpol...
KPK Panggil Kepala Satpol PP Cilacap terkait Kasus Pemerasan Bupati Syamsul Aulia Rachman
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
KSAD Maruli Simanjuntak:...
KSAD Maruli Simanjuntak: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara
Oditur Militer: Jika...
Oditur Militer: Jika Kita Bisa Lihat Andrie Yunus, Tuntutan Bisa Lebih Tinggi
Prabowo Komitmen Sediakan...
Prabowo Komitmen Sediakan Obat Murah Agar Bisa Diakses Masyarakat
Infografis
Trump: Bergaul dengan...
Trump: Bergaul dengan Rusia dan Korut Bukan Hal yang Buruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved