MedSos,Skatepark, dan Iklim Skate Indonesia

Sabtu, 29 November 2014 - 14:24 WIB
MedSos,Skatepark, dan...
MedSos,Skatepark, dan Iklim Skate Indonesia
A A A
Sosial media dan internet membuat iklim skateboard di Indonesia berakselerasi. Semua orang bisa langsung mengakses video skate yang bagus di YouTube, dan langsung belajar trik saat itu juga.

Sekarang banyak sekali brand-brand skateboard internasional yang sudah mulai masuk ke Indonesia, seperti DC Shoes. Masuknya multi-brand yang berfokus pada produk skateboard ini berdampak positif terhadap iklim skateboard lokal. Karena, menurut saya, Indonesia masih menyimpan banyak sekali ruang untuk tumbuh.

Dalam skala 1-10, saya sendiri menganggap jumlah skater yang ada di Indonesia mungkin masih dalam angka 4-5 saja jika dibandingkan dengan banyaknya jumlah penduduk disini. Bandingkan dengan industri surfing di Indonesia yang sangat besar. Padahal untuk surfing Anda butuh ombak.

Sedangkan bermain skateboard hanya butuh aspal. Ada banyak sekali komunitas-komunitas skateboard di berbagai kota di Indonesia. Tapi masih jauh untuk bisa bergabung bersama menjadi sebuah komunitas yang besar, komunitas yang terstruktur, terorganisir, dan resmi untuk misalnya menggelar kompetisi skateboard secara rutin. Tapi, saya rasa dalam beberapa tahun kedepan komunitas akan terus tumbuh dan semoga arahnya akan ke sana.

Di Eropa, AS, dan Australia, ada banyak sekali skatepark. Sayangnya, di Indonesia hal ini masih sangat kurang. Mungkin hanya ada 3-4 skatepark untuk setiap 10 juta-15 juta penduduk. Di Amerika ada 1.000 skatepark di California, AS, saja. Hal itu juga yang menurut saya membuat kemampuan skater Indonesia agak lambat.

Karena mereka hanya memiliki sedikit ruang untuk berlatih. Skater profesional adalah mereka yang mendapat bayaran karena bermain skate. Di Indonesia, hal ini sudah banyak sekali terjadi. Tapi, dalam skala global, skater profesional dianggap sebagai seorang “pro skater” jika mereka telah memiliki “signature deck” atau papan yang menggunakan nama mereka sendiri.

Tapi saya harus mengatakan bahwa ada gap yang besar antara “pro skater” di Indonesia dengan standar global. Walau, gap itu saya rasakan terus menerus mengecil. Kami di DC Shoes terus mendukung skater-skater lokal dengan membuat kegiatan seperti kompetisi. Juga mencermati bakat-bakat muda dan baru yang berdatangan dan potensial. Kami juga terus mendatangkan atlet global untuk menginspirasi skater lokal.

Bahkan, dalam 3 tahun-4 tahun terakhir ini DC Shoes selalu membawa tim internasional untuk datang ke Indonesia. Selain itu, DC Shoes juga mensponsori atlet skater lokal. Di setiap negara kami hanya fokus pada dua skater terbaik. Yakni Pevi Permana dan Deny TX. Dibawah itu, kami fokus pada grass roots.

Kami bekerja sama dengan skateboard school di seluruh Indonesia, dan membantu anak-anak belajar skateboard. Ya, saat ini memang skater profesional di Indonesia bisa mendapatkan pendapatan dari olah raga ini. Tapi, harus diingat bahwa skateboarding adalah high impact sport. Risiko cidera selalu ada setiap mereka bermain skate. Karena itu, skateboard harusnya hanya sebagai penunjang saja.

Tapi, pendidikan tetaplah yang utama. Jangan bermain skateboard dengan tujuan utama untuk mendapatkan uang. Kalau misalnya kamu menjadi sangat jago dan mendapatkan sponsor yang bisa mendukung gaya hidupmu, itu hebat. Tapi, saya pikir yang terpenting adalah enjoy!.

Sammy gosling
Marketing Executive DC Shoes South East Asia
(bbg)
Berita Terkait
Jadi Senjata Pikat Cewek,...
Jadi Senjata Pikat Cewek, Ini Tips Mengasah Selera Humormu
Selamat Jalan Mas Edi...Kebaikanmu...
Selamat Jalan Mas Edi...Kebaikanmu Akan Selalu Kami Kenang
Tiga Jurnalis SINDO...
Tiga Jurnalis SINDO Raih Juara Lomba Tulis dan Foto Telkomsel
Telkom Indonesia dan...
Telkom Indonesia dan SINDO Makassar Perpanjang Kerjasama
HUT ke-16, Ini Link...
HUT ke-16, Ini Link Registrasi Webinar Koran Sindo: Tren Bank Digital dan Geliat UMKM Go International
Indonesiasentris & Pembangunan...
Indonesiasentris & Pembangunan Seluruh Rakyat Indonesia
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved