Prasetyo Laporkan Kinerja Kejaksaan ke Jokowi

Jum'at, 28 November 2014 - 16:11 WIB
Prasetyo Laporkan Kinerja...
Prasetyo Laporkan Kinerja Kejaksaan ke Jokowi
A A A
JAKARTA - Seminggu menjadi Jaksa Agung, HM Prasetyo melaporkan berbagai capaian Kejaksaan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun semua yang disampaikan Prasetyo adalah capaian Kejaksaan pada era Basrief Arief, Jaksa Agung sebelumnya.

"Pak Presiden yang terhormat, perkenankan kami untuk juga menyampaikan beberapa catatan tentang capaian Kejaksaan tahun terakhir ini," tutur HM Prasetyo dalam acara pengarahan Presiden Jokowi kepada para kepala kejaksaan tinggi Seluruh Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/11/2014).

Prasetyo memaparkan tentang penanganan perkara-perkara tindak pidana korusi. Dalam tahap penyidikan tahun 2013 terdapat 1.653 kasus. Pada tahun 2014, 1.275 perkara.

"Seluruhnya cukup banyak Pak, hanya mungkin kami tidak publikasikan, sehingga banyak juga masyarakat yang tidak mengetahui apa yang kami kerjakan," tuturnya.

Adapun dalam tahap penuntutan tindak pidana korupsi tahun 2013, sebanyak 2023 perkara. Pada tahun 2014 sebanyak 1.680 perkara.

Prasetyo juga memaparkan tentang penyelamatan uang negara. Pada 2013 sebesar Rp403 miliar. Pada tahun 2014 sampai bulan September mencapai Rp202 miliar.

Dia menjelaskan, selama ini penanganapan tersangka, terdakwa, terpidana juga dilakukan oleh bidang intelijen dengan memanfaatkan sarana monitoring center.

Pada tahun 2013, kejaksaan berhasil menangkap dan mengeksekusi 65 orang.
"Tahun 2014 sampai September sebanyak 72 buronan," ungkapnya.

Adapun di bidang perdata dan tata usaha negara selama tahun 2013, kata dia, kejaksaan berhasil menyelamatkan keuangan negara sebanyak Rp1 triliun, tanah seluas sekira 13 ribu meter persegi, dan pemulihan sebesar Rp80 miliar.

Sementara pada tahun 2014 hingga bulan September, ujar dia, Kejaksaan berhasil menyelamatkan keuangan negara Rp492 miliar, pemulihan sebesar Rp270 miliar, serta uang sebanyak USD56.000.

"Bidang pengawasan telah menyusun database laporan pengaduan secara online seluruh kejaksaan tinggi,diharapkan akan mempercepat proses penyelesaian laporan pengaduan dan dapat menyajikan data terkait secara cepat dan akurat. Program ini menjadi salah satu quick win dalam reformasi birokrasi," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Polisi Lakukan Olah...
Polisi Lakukan Olah TKP Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Gedung Kejaksaan Agung...
Gedung Kejaksaan Agung Terbakar
Mengenal Perbedaan Mahkamah...
Mengenal Perbedaan Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung
Kejaksaan Agung Usulkan...
Kejaksaan Agung Usulkan Tambahan Anggaran Rp15,5 triliun
Berjuang Hampir 12 Jam,...
Berjuang Hampir 12 Jam, Akhirnya Petugas Damkar Berhasil Taklukkan Api di Kejagung
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Berita Terkini
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved