Kalimantan Utara Berpotensi Jadi Provinsi Besar

Rabu, 26 November 2014 - 11:34 WIB
Kalimantan Utara Berpotensi...
Kalimantan Utara Berpotensi Jadi Provinsi Besar
A A A
JAKARTA - Pemerintah lewat UU Nomor 20 Tahun 2012 telah mengesahkan Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai provinsi ke-34 di Indonesia. Sebagai provinsi baru, Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki potensi menjadi provinsi besar.

Syaratnya, potensi provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia itu bisa digarap dan dikembangkan. “Letak geografis Kaltara sangat strategis. Diapit segitiga emas, Brunei, Filipina, dan Malaysia, Kaltara menjadi jembatan penghubung ketiga negara tersebut,” kata Pejabat Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dalam sambutannya di “Kaltara Wow” di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Senin (24/11) malam.

Di samping letak geografis yang menguntungkan, Kaltara juga memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan seperti sumber daya alam, agraria, kemaritiman, kehutanan, dan pariwisata. “Selama bergabung dengan Kaltim, kami menyumbang Rp350 triliun untuk negara atau 1/6 dari APBN. Hutan kami sangat luas yakni 5,2 juta hektare dan potensi perikanan sangat besar. Kami juga punya 100.000 hektare lahan produktif dan ditemukan cadangan migas terbesar di Indonesia,” ungkapnya.

Sayangnya, menurut Irianto, kekayaan Kaltara itu justru dinikmati negara tetangga. “Malaysia telah membangun pelabuhan kelas dunia, sedangkan kita belum apa-apa,” katanya. Pemekaran Kaltara menjadi provinsi baru merupakan momentum untuk membangun Kaltara menjadi poros pembangunan nasional dengan potensi yang dimilikinya.

“Untuk mendukung percepatan pembangunan, pemerintahan baru akan menerapkan tiga kunci yakni transparan, tangguh, dan tepercaya,” ucapnya. Tentu tidak gampang menyulap Kaltara menjadi provinsi maju. Menurut Irianto, dibutuhkan peran pemerintah pusat dan investor untuk turut terlibat dalam percepatan pembangunan Kaltara.

Untuk menarik investor juga bukan hal gampang sebab proses perizinan di Indonesia dikenal alot. “Proses perizinan sampai bertahun-tahun sehingga investor tak mau masuk,” katanya. Untuk itu, Irianto berkomitmen, hal pertama yang dilakukan untuk menarik investor adalah mempermudah proses perizinan.

“Perizinan nanti akan kami digitalisasi dengan sistem online, tidak perlu bertemu pemda langsung agar lebih mudah dan cepat,” kata Irianto. Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut positif semangat Kaltara untuk menjadi provinsi maju.

Kaltara memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pemenuhaninfrastruktur.“Meski potensi Kaltara bagus, tanpa ada akses ke situ, investor atau turis tidakakantertarikmasuk,” katanya.

Khoirul muzakki
(bbg)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Minta Beras ke Kades,...
Minta Beras ke Kades, Warga Miskin di Bengkulu Dipolisikan
Sultan Mahmud Badaruddin...
Sultan Mahmud Badaruddin II, Harimau Palembang yang Menolak Tunduk hingga Diasingkan
Berita Terkini
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Breaking News! Wamentan...
Breaking News! Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved