Pemerintah Segera Cairkan Rp9,2 Triliun Dana Desa

Senin, 24 November 2014 - 12:27 WIB
Pemerintah Segera Cairkan...
Pemerintah Segera Cairkan Rp9,2 Triliun Dana Desa
A A A
DONGGALA - Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal, dan Transmigrasi sudah menyiapkan anggaran Rp70 triliun untuk dialokasikan ke setiap desa dan Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) di seluruh Indonesia.

Dana tersebut merupakan 10% dari Rp700triliunanggaran transfer daerah. Dengan besaran dana itu, setiap desa akan dialokasikan Rp1,4 miliar. Bahkan, jumlahnya akan ditingkatkan sesuai kebutuhan. “Untuk tahap awal yang akan segera dicairkan pada April 2015 sebesar Rp9,2 triliun,” kata Menteri Desa, Pembangunan Desa Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Ja’far di Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Marwan Ja’far berada di Donggala dalam rangka kunjungan kerja pertama di Provinsi Sulawesi Tengah sekaligus memberikan bantuan Rp4,4 miliar untuk tiga desa kategori miskin, yakni Desa Ogoamas, Desa Ponggerang, dan Desa Banawa. Menurut Marwan, dana desa itu akan dicairkan dalam tiga tahap, masing-masing 50%, 30%, dan 20%. Karena itu, dia mengimbau seluruh kepala desa agar segera membentuk badan usaha milik desa (BMUDes) untuk mengelola dana tersebut.

Pemanfaatan dana desa tersebut, kata Marwan, harus dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur desa seperti jalan desa untuk membuka akses ke kantong- kantong produksi, irigasi desa, dan program yang bermanfaat untuk kepentingan masyarakat di desa. “Nanti akan ada tim yang melakukan verifikasi program setiap desa. Jika ada yang tidak sesuai kontekstual dan relevan dengan kebutuhan desa, pasti kami delete (buang),” jamin politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal, dan Transmigrasi juga akan melakukan pengawasan teknis yang ketat atas pengelolaan dana desa tersebut. Pengawasan itu bahkan akan dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sehingga tidak terjadi penyalahgunaan. Untuk kepentingan itu, Marwan menyatakan bahwa kementeriannya akan menyiapkan fasilitator untuk membina aparat desa agar mereka dapat membuat laporan keuangan sesuai peraturan yang berlaku.

Bupati Donggala Kasman Lassa mengatakan, selama ini pihaknya menghadapi sejumlah kendala dalam pelaksanaan pembangunan di wilayah. Yakni persentase penduduk miskin yang tercatat masih sekitar 17,02% dari total jumlah penduduk sebanyak 284.113 jiwa. Masalah lain adalah belum berkembangnya usaha ekonomi kecil dan menengah karena keterbatasan modal bagi masyarakat, terbatasnya infrastruktur pertanian, utamanya adalah irigasi pertanian, sarana, dan prasarana tangkapan nelayan.

“Tapi yang penting dari semua itu adalah belum optimalnya peran dan fungsi kelembagaan pemerintahan desa,” kata Kasman Lassa. Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Sudarto mengungkapkan, Sulawesi Tengah memiliki 1.175 desa yang tersebar di 13 kabupaten/kota. Dari jumlah itu, 10 kabupaten termasuk kategori tertinggal. Di antaranya, Kabupaten Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Buol, Banggai, Donggala, Parigi Moutong, Poso, Sigi, Tojo Una-Una, dan Kabupaten Tolitoli.

Di semua wilayah ini, terdapat 58.531 kepala keluarga yang tinggal di UPT. Ada pula warga tiga UPT yang masih masuk kategori miskin, yakni di UPT Poso 100 kepala keluarga, UPT Lembantongoa di Kabupaten Sigi 50 kepala keluarga dan 25 kepala keluarga di UPT Morowali.

Nurul adriyana
(ars)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved