Pengarahan Presiden Jokowi ke Gubernur Berlangsung Tertutup
Senin, 24 November 2014 - 11:15 WIB
Pengarahan Presiden Jokowi ke Gubernur Berlangsung Tertutup
A
A
A
BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi pengarahan kepada Gubernur se-Indonesia di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (24/11/2014). Jokowi didampingi langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK).
Selain JK, beberapa menteri kabinet kerja ikut mendampingi Jokowi yakni Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Bappenas Andrinof Chaniago Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edy Purdjianto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.
Lalu, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Musyidan Baldan.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto juga ikut mendampingi mantan Gubernur DKI Jakarta. Dalam pertemuan itu dihadiri juga Menkeu Bambang Brojonoegoro, Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil dan Mendagri Tjahjo Kumolo.
Gubernur se-Indonesia itu terlihat mengenakan kemeja batik, diantaranya Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.
Presiden Jokowi mengatakan, ingin mendengarkan keinginan masing-masing provinsi terkait dengan program yang telah direncanakan supaya bisa disingkronkan dengan pemerintah pusat.
"Agar provinsi, kabupatan, kota terkonsolidasi dengan baik dan bisa sambung semuanya," kata Jokowi.
Semua media baik online, radio cetak dan televisi sudah menyorot manyimak dan menyorot mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Tapi, tidak lama kemudian, presiden Jokowi menyampaikan bahwa pengarahan berlangsung tertutup.
Selain JK, beberapa menteri kabinet kerja ikut mendampingi Jokowi yakni Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Bappenas Andrinof Chaniago Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edy Purdjianto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.
Lalu, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Musyidan Baldan.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto juga ikut mendampingi mantan Gubernur DKI Jakarta. Dalam pertemuan itu dihadiri juga Menkeu Bambang Brojonoegoro, Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil dan Mendagri Tjahjo Kumolo.
Gubernur se-Indonesia itu terlihat mengenakan kemeja batik, diantaranya Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.
Presiden Jokowi mengatakan, ingin mendengarkan keinginan masing-masing provinsi terkait dengan program yang telah direncanakan supaya bisa disingkronkan dengan pemerintah pusat.
"Agar provinsi, kabupatan, kota terkonsolidasi dengan baik dan bisa sambung semuanya," kata Jokowi.
Semua media baik online, radio cetak dan televisi sudah menyorot manyimak dan menyorot mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Tapi, tidak lama kemudian, presiden Jokowi menyampaikan bahwa pengarahan berlangsung tertutup.
(maf)