KMP Segera Galang Interpelasi Jokowi Terkait BBM

Sabtu, 22 November 2014 - 05:06 WIB
KMP Segera Galang Interpelasi...
KMP Segera Galang Interpelasi Jokowi Terkait BBM
A A A
JAKARTA - Koalisi Merah Putih (KMP) yang mendesak DPR untuk menggunakan hak interpelasi atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), nampaknya bukan hanya sekadar wacana.

Pasalnya, Senin 24 November 2014, penggalangan dukungan anggota DPR untuk melakukan interpelasi akan dilakukan, begitu juga dengan argumen penggunaan interpelasi yang akan dibawa ke paripurna.

"Hak interpelasi, kita akan menggulirkan. Senin depan sudah mau jalan. Kita siapkan argumennya," ujar Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo di ruangannya, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat 21 November.

Bambang menjelaskan, atas kenaikan harga BBM yang tidak jelas itu maka KMP akan gulirkan penandatangan dukungan untuk hak interpelasi.

Hal ini penting karena sampai detik ini DPR belum menerima penjelasan yang masuk akal dari pemerintah tentang kenaikan harga BBM itu.

"Golkar dan KMP sebagai inisiatornya. Kita targetkan lebih di atas 300 dukungan," jelas Wakil Bendahara Umum (Wabendum) DPP Partai Golkar itu.

Dengan demikian, lanjutnya, DPR bisa melakukan pemanggilan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dan menggunakan hak bertanya kepada presiden.

Kalau penjelasan dari pemerintah masuk akal maka persoalan ini selesai. Tapi kalau alasannya seperti dibuat-buat maka KMP juga akan menggulirkan hak angket, dan hak penyelidikan dewan.

"Tidak menutup kemungkinan pada hak menyatakan pendapat (HMP)," tegas Anggota Komisi III DPR itu.

Meskipun DPR memberikan kewenangan kepada pemerintah untuk menaikkan ataupun menurunkan harga BBM, sesuai dengan undang-undang (UU) penggunaan anggaran atas penghematan subsidi harus dengan persetujuan DPR.

Menurutnya, akan dialihkan kemana uang itu, kalau untuk tiga kartu saktinya itu nomenklaturnya telah berubah, tidak memiliki payung hukum.

"Ya (penggunaan hak angket guna penyelidikan) mengenai hak pokok produksi, mafia migas, pelanggaran UU, penggunaan hasil penghematan subsidi, misalnya tiga kartu sakti," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Bakar Bendera Merah...
Bakar Bendera Merah Putih dan Unggah Aksinya ke Medsos Warga Lampung Timur Ditangkap
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil KDMP setelah 5 Peserta Meninggal
Kelakar Bahlil di Hadapan...
Kelakar Bahlil di Hadapan Prabowo: Koalisi Aman
Bendera Merah Putih...
Bendera Merah Putih Dikibarkan di Laut Teluk Bone Luwu Utara
Merah Putih Jatuh ke...
Merah Putih Jatuh ke Tanah, Pemuda Sumba Ini Menangis Lalu Berdoa dan Memanjat Tiang Bendera
Berita Terkini
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved