ICW Pertanyakan Mekanisme Jokowi Pilih Prasetyo

Jum'at, 21 November 2014 - 07:08 WIB
ICW Pertanyakan Mekanisme...
ICW Pertanyakan Mekanisme Jokowi Pilih Prasetyo
A A A
JAKARTA - Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk HM Prasetyo menjadi Jaksa Agung mendapat kritik dari Indonesia Corruption Watch (ICW) yang tergabung dengan Koalisi Masyarakat Sipil.

Koordinator Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan ICW Emerson Yuntho mengatakan, Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan pada intinya menyebutkan kejaksaan adalah kekuasaan merdeka yang terbebas dari pengaruh kekuasaan. Termasuk dalam hal ini pengaruh partai politik.

"Posisi Prasetyo sebagai Jaksa Agung pastinya akan mempengaruhi independensi Kejaksaan Agung. Kejaksaan Agung juga rawan intervensi politik," ujarnya kepada Sindonews, Kamis 20 November 2014 malam.

Menurutnya, kejaksaan juga berpotensi tersandera kepentingan politik untuk menangani atau menghentikan suatu kasus korupsi yang melibatkan kader atau pendukung politik. Jika ini terjadi, lanjutnya, maka itu merupakan musibah bagi upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

"Kami sendiri mempertanyakan mekanisme yang digunakan oleh Presiden Jokowi dalam memilih HM Prasetyo. Memilih Jaksa Agung seharusnya lebih ketat daripada seorang menteri," tegasnya.

Pihaknya juga meragukan apakah Jokowi melibatkan KPK dan PPATK dalam proses pejaringan ini. Pasalnya, tak ada penjelasan yang memadai terhadap publik selama ini.

"Maka wajar publik mencurigai pemilihan Prasetyo adalah bagi-bagi kursi bagi partai pendukung pemerintahan Jokowi-JK. Sekali lagi kami kecewa dengan langkah Jokowi memilih Prasetyo sebagai Jaksa Agung. Karena masih banyak figur-figur lain yang lebih bersih, berani dan berprestasi," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Polisi Lakukan Olah...
Polisi Lakukan Olah TKP Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Gedung Kejaksaan Agung...
Gedung Kejaksaan Agung Terbakar
Mengenal Perbedaan Mahkamah...
Mengenal Perbedaan Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung
Kejaksaan Agung Usulkan...
Kejaksaan Agung Usulkan Tambahan Anggaran Rp15,5 triliun
Berjuang Hampir 12 Jam,...
Berjuang Hampir 12 Jam, Akhirnya Petugas Damkar Berhasil Taklukkan Api di Kejagung
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Profil Prof Soenardi...
Profil Prof Soenardi Prawirohatmodjo, Namanya Ada di Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved