Ini Sosok Jaksa Agung Pilihan Jokowi
Kamis, 20 November 2014 - 17:15 WIB
Ini Sosok Jaksa Agung Pilihan Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Rasa penasaran masyarakat tentang sosok yang akan menduduki jabatan jaksa agung terjawab.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menunjuk HM Prasetyo untuk menjadi orang nomor satu di Kejaksaan Agung.
Seperti apakah sosok HM Prasetyo?
Pria kelahiran Tuban, Jawa Timur 9 Mei 1947 ini dikenal sebagai mantan jaksa yang berpengalaman di bidang intelijen.
Lulusan Fakultas Hukum Universitas Lampung tahun 1971 ini memiliki karier panjang di Korps Adhyaksa.
Pada awal kariernya, Prasetyo pernah menjabat Kepala Bagian Keuangan dan Materil di Kejaksaan Bengkulu.
Dia juga pernah menjabat pejabat sementara Kepala Kejaksaan Negeri Wamena pada 1979-1980.
Di Jakarta, dia pernah menduduki posisi Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Timur pada 1987-1988.
Pernah juga menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bumi dan Kejari Kediri.
Pada 1998-1999, Prasetyo menduduki jabatan penting di Kejagung, yakni sebagai Direktur Politik pada Jaksa Agung Muda Intelijen.
Kemudian, dia ditugaskan sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, lalu Asisten Intelijen Kejati Sumatera Selatan Kejaksaan Agung RI.
Pada 2003, dia diangkat menjadi Kajati Sulawesi Selatan. Pada 2005, dia ditunjuk menjadi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI.
Jabatan terakhirnya di kejaksaan sebagai Direktur Upaya Hukum Eksekusi dan Eksaminasi Kejagung.
Pasca berkarier di kejaksaan, pria yang menghabiskan masa SMA di Bojonegoro, Jawa Timur ini memutuskan untuk bergabung dengan partai politik.
Dia pun berlabuh ke Nasional Demokrat (Nasdem) yang sebelumnya masih berbentuk organisasi massa (ormas).
Pada 2011, Prasetyo menjabat anggota DPP Ormas Nasdem. Kariernya di partai itu terus naik.
Pada 2013, suami dari Ros Ellyana dan dikaruniai tiga anak ini dipercaya sebagai anggota Mahkamah Partai Nasdem.
Dia pun memutuskan untuk maju menjadi calon anggota legislatif pada Pemilu 2014.
Maju dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah, Prasetyo melenggang ke Senayan menjadi anggota DPR 2014-2019.
Keputusan Jokowi menunjuk Prasetyo sempat dipertanyakan sejumlah kalangan. Adapun yang dipertanyakan lantaran latar belakangnya sebagai kader Nasdem.
Kendati demikian, Prasetyo menegaskan akan bekerja secara independen.
"Dijamin integritas dan independensi," kata Prasetyo di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/11/2014).
(dari berbagai sumber)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menunjuk HM Prasetyo untuk menjadi orang nomor satu di Kejaksaan Agung.
Seperti apakah sosok HM Prasetyo?
Pria kelahiran Tuban, Jawa Timur 9 Mei 1947 ini dikenal sebagai mantan jaksa yang berpengalaman di bidang intelijen.
Lulusan Fakultas Hukum Universitas Lampung tahun 1971 ini memiliki karier panjang di Korps Adhyaksa.
Pada awal kariernya, Prasetyo pernah menjabat Kepala Bagian Keuangan dan Materil di Kejaksaan Bengkulu.
Dia juga pernah menjabat pejabat sementara Kepala Kejaksaan Negeri Wamena pada 1979-1980.
Di Jakarta, dia pernah menduduki posisi Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Timur pada 1987-1988.
Pernah juga menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bumi dan Kejari Kediri.
Pada 1998-1999, Prasetyo menduduki jabatan penting di Kejagung, yakni sebagai Direktur Politik pada Jaksa Agung Muda Intelijen.
Kemudian, dia ditugaskan sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, lalu Asisten Intelijen Kejati Sumatera Selatan Kejaksaan Agung RI.
Pada 2003, dia diangkat menjadi Kajati Sulawesi Selatan. Pada 2005, dia ditunjuk menjadi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI.
Jabatan terakhirnya di kejaksaan sebagai Direktur Upaya Hukum Eksekusi dan Eksaminasi Kejagung.
Pasca berkarier di kejaksaan, pria yang menghabiskan masa SMA di Bojonegoro, Jawa Timur ini memutuskan untuk bergabung dengan partai politik.
Dia pun berlabuh ke Nasional Demokrat (Nasdem) yang sebelumnya masih berbentuk organisasi massa (ormas).
Pada 2011, Prasetyo menjabat anggota DPP Ormas Nasdem. Kariernya di partai itu terus naik.
Pada 2013, suami dari Ros Ellyana dan dikaruniai tiga anak ini dipercaya sebagai anggota Mahkamah Partai Nasdem.
Dia pun memutuskan untuk maju menjadi calon anggota legislatif pada Pemilu 2014.
Maju dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah, Prasetyo melenggang ke Senayan menjadi anggota DPR 2014-2019.
Keputusan Jokowi menunjuk Prasetyo sempat dipertanyakan sejumlah kalangan. Adapun yang dipertanyakan lantaran latar belakangnya sebagai kader Nasdem.
Kendati demikian, Prasetyo menegaskan akan bekerja secara independen.
"Dijamin integritas dan independensi," kata Prasetyo di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/11/2014).
(dari berbagai sumber)
(dam)