Pemilik Truk Akan Diperiksa

Senin, 17 November 2014 - 11:00 WIB
Pemilik Truk Akan Diperiksa
Pemilik Truk Akan Diperiksa
A A A
BOGOR - Kasus kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan hingga menewaskan lima orang di Jembatan Selarong, Jalan Raya Puncak-Gadog RT 1/1, Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11), hingga saat ini masih dalam penyidikan petugas.

Hingga kemarin belum ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka. Ini lantaran dalam kecelakaan tersebut, sopir dan kernet truk, yakni Dedi Wawan dan Sohin, ikut tewas di lokasi kejadian, termasuk tiga penumpang Honda Jazz yang merupakan anggota PHBI DKI Jakarta. ”Dalam waktu dekat kita segera memanggil pemilik truk pengangkut besi tersebut untuk dimintai keterangan,” ujar Kasat Lantas Polres Bogor AKP Bramastyo Priaji kemarin.

Lebih lanjut, AKP Bramastyo mengatakan, selain pemilik truk, pihaknya juga akan meminta keteranganduakorbanpenumpang Honda Jazz yang selamat dalam kejadian tersebut. ”Tapi, kita masih akan menunggu kesembuhan kedua korban sebelum kita mintai keterangan,” ujarnya. AKP Bramastyo menambahkan, penyebab tabrakan diduga karena sopir truk tidak bisa mengendalikan kendaraannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jembatan Gadog, Sabtu (15/11) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Lima orang tewas di lokasi kejadian dan dua lainnya mengalami luka berat. Seluruh korban tewas dan luka dilarikan ke RSUD Ciawi. Korban tewas adalah Dede Wawan pengemudi truk, Riki penumpang Jazz, Guntur Silo Siregar pengemudi Jazz, Robby Sirat penumpang Jazz, dan Sohin kernet truk.

Kecelakaan maut bermula saat truk pengangkut besi bernomor polisi B 9201 VQA yang dikemudikan Dede Wawan melaju kencang dari arah Puncak menuju Bogor. Saat melintasi jalan menurun dan berbelok tajam menjelang Jembatan Selarong, sopir tidak bisa mengendalikan truknya dan masuk ke jalur berlawanan dan menyerempet Toyota Avanza.

”Kemudian truk menabrak bagian depan Honda Jazz yang ada di belakang Avanza dan sepeda motor,” ujar AKP Bramastyo.

Haryudi
(ars)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved