KPK Kawal Lelang Jabatan di Kemenkeu

Jum'at, 14 November 2014 - 07:43 WIB
KPK Kawal Lelang Jabatan...
KPK Kawal Lelang Jabatan di Kemenkeu
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan turun tangan mengawasi lelang jabatan dan menelusuri rekam jejak pejabat eselon Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Penegasan itu disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro dan Deputi Pencegahan KPK Johan Budi SP.

Bambang bersama Wakil Menkeu Mardiasmo hadir di KPK untuk berdiskusi dengan pimpinan KPK terkait banyak hal. Di antaranya pendapatan negara, pencegahan korupsi, penganggaran KPK, dan
penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Bambang.

Bambang menjelaskan, dalam diskusi KPK menyampaikan dan meminta agar pelaksanaan promosi atau pengisian jabatan dilakukan secara transparan.

Sejalan dengan itu, Kemenkeu akan melakukan seleksi terbuka atau lelang jabatan khususnya berkaitan dengan posisi strategis.

Satu di antaranya direktur jenderal (dirjen) pajak. Meski begitu sampai kemarin belum ada orang yang mendaftar.

"Ini kita berharap itu sudah bisa dilakukan dan tentunya bantuan KPK akan dibutuhkan. Tapi tidak dalam tahap awal. Ketika sudah menjelang bagian akhir kita akan konsultasi dengna KPK," kata
Bambang di Gedung KPK, Kamis 13 November kemarin.

Deputi Pencegahan KPK Johan Budi menambahkan, ada beberapa hal yang menjadi pokok bahasan, di antaranya membangun sinergi antara Kemenkeu dengan KPK.

Kedua, Menkeu juga menyampaikan LHKPN yang formulirnya lengkap sehingga KPK langsung memberikan tanda terima LHKPN.

"Ketiga, ada beberapa kajian di KPK, yang tadi juga diungkapkan kepada Pak Menteri berkaitan dengan pajak," ungkap Johan.

Berikutnya, juga disinggung tentang seleksi secara terbuka jabatan publik yang ada di Kemenkeu khususnya eselon 1.

Johan menuturkan, dalam proses ini juga nanti melibatkan KPK dengan cara penelusuran rekam jejaknya seperti dilakukan saat penjaringan calon menteri Kabinet Kerja lalu.

Meski begitu, Menkeu belum menyampaikan nama-nama peserta lelang jabatan.

"Belum, belum (ada nama yang disampaikan). Tadi cuma berupa bicara hal-hal yang strategis. Yang kemudian bisa ditindaklanjuti," tutupnya.
(whb)
Berita Terkait
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa...
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa Terkait Kasus LNG Pertamina
KPK Tetapkan Wali Kota...
KPK Tetapkan Wali Kota Tanjungbalai sebagai Tersangka
Berita Terkini
Prabowo Cerita di Depan...
Prabowo Cerita di Depan Modi, Mengaku Punya DNA India
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved