IDI Dorong Pemerataan Tenaga Medis

Rabu, 12 November 2014 - 13:14 WIB
IDI Dorong Pemerataan...
IDI Dorong Pemerataan Tenaga Medis
A A A
JAKARTA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan dokter di Indonesia hingga saat ini belum tersebar secara merata. Mereka lebih banyak bekerja di kota besar dibanding di perdesaan.

“Seperti di Jakarta, jumlah dokter terlalu banyak. Seharusnya pemerintah menugaskan sejumlah dokter itu ke daerah-daerah yang membutuhkannya,” kata Ketua IDI Zaenal Abidindi Jakarta kemarin. Lebih lanjut dia mengemukakan jumlah dokter umum di Indonesia mencapai 110.776 orang, sedangkan dokter spesialis 19.367 orang.

Masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan membutuhkan dokter umum maupun dokter ahli. Masyarakat yang tinggal di pulau- pulau sampai sekarang masih kesulitan mendapat pelayanan kesehatan yang mudah dan murah. “Jumlah dokter di negeri kita ini cukup memadai, tapi penyebarannya tidak merata, lebih kumpul di kota-kota besar,” sebutnya.

Mantan aktivis HMI itu mengungkapkan, penyebaran dokter itu kebutuhan yang wajib dipenuhi pemerintah sebagai upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Karena itu, pemerintah seharusnya memperhatikan permasalahan itu secara serius dengan menugaskan dokterdokter ke pulau-pulau.

“Penugasan para dokter disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang tinggal di pulau-pulau,” katanya. Pemerintah juga harus menyediakan fasilitas kesehatan terapung di provinsi kepulauan. Fasilitas kesehatan perlu diperbanyak untuk mempermudah masyarakat yang tinggal di pulau-pulau berobat.

“Indonesia itu negara kepulauan yang masyarakatnya banyak tinggal di pulau-pulau. Hingga sekarang kondisi kesehatan mereka sangat miris,” katanya. Menurut dia, provinsi kepulauan di Indonesia seperti Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau membutuhkan fasilitas kesehatan seperti puskesmas terapung, ambulans terapung, dan sarana transportasi yang dapat dipergunakan dokter untuk memeriksa kesehatan warga yang tinggal di pulaupulau.

“Kami mendorong pemerintah untuk memperhatikan permasalahan itu,” ucapnya. Ketua Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Riau Nurzelly Husnedi mengatakan, upaya pemerataan dalam penempatan dokter hingga ke pelosok desa di Tanah Air memerlukan regulasi yang jelas. “Regulasi yang dimaksud seperti jumlahnya. Itu harus sesuai dengan luas wilayah dan jumlah penduduk di suatu desa atau pulau terluar,” kata dia.

Imas damayanti/ant
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
Australia Bangun Pembangkit...
Australia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved