Menolak Sanksi PBB

Selasa, 11 November 2014 - 12:23 WIB
Menolak Sanksi PBB
Menolak Sanksi PBB
A A A
SANAA - Mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh menolak sanksi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berupa larangan visa dan pembekuan aset terkait tuduhan penghalangan perdamaian.

Hal itu disampaikan dalam pertemuan partai berkuasa Yemen General People’s Congress (GPC) kemarin. Sanksi diberikan setelah Saleh diyakini menjadi dalang dari pemberontakan kaum Syiah dua tahun silam. Saleh juga ditengarai sebagai pendukung utama pemberontak Huthi yang sempat ditahan di Sanaa akhir tahun lalu.

Pria berusia 71 tahun ini dituding memanfaatkan pemberontak untuk memperluas kendalinya ke daerah-daerah pesisir dan selatan Sanaa. Beberapa pasukan tentara yang setia kepada Saleh juga diduga terlibat dalam kasus tersebut dengan membantu pemberontakan.

Akibat kasus itu, Saleh mengundurkan diri sebagai presiden pada 2012 silam. GPC mengatakan pengunduran diri Saleh adalah bukti bahwa ayah satu putra ini bersedia berkompromi untuk kepentingan politik. Wajar jika PBB menjatuhkan sanksi cukup berat untuk Saleh. Pasalnya, selama menjabat sebagai presiden Yaman dari 1990–2012, Saleh terlibat banyak kejahatan kemanusiaan.

Dia kerap menggunakan kekerasan untuk menghalau para demonstran. Demonstrasi paling parah terjadi pada 2011 yang menewaskan 52 orang dengan lebih dari 200 orang mengalami luka parah. Namun, keputusan PBB untuk menghukum Saleh dianggap aneh dan menghalangi proses politik demokratis di Yaman. GPC berencana kembali mengajukan nama Saleh untuk menjadi salah satu pimpinan parlemen.

Rini agustina
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved