Puan Maharani Akui KIP Lanjutan Program Pemerintah SBY

Senin, 10 November 2014 - 22:59 WIB
Puan Maharani Akui KIP...
Puan Maharani Akui KIP Lanjutan Program Pemerintah SBY
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengakui, Kartu Indonesia Hebat (KIP) merupakan lanjutan dari program pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"KIP sebenarnya itu meneruskan program lama yang sudah ada di pemerintahan yang lalu," kata Puan Maharani di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (10/11/2014).

Sekadar diketahui, pernyataan Puan demikian berbeda dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang pernah membantah bahwa kartu sakti sebagai program lanjutan pemerintahan SBY.

Puan pun mengaku sulit mengganti seluruh kartu program pemerintah sebelumnya dengan kartu sakti dalam waktu yang singkat.

Oleh karena itu, kata dia, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Bantuan Siswa Miskin (BSM) masih dapat digunakan hingga warga menerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

"Karena itu agar supaya masyarakat tidak bertanya-tanya, kami menegaskan kartu-kartu yang lama masih bisa dipergunakan sampai mereka menerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP)," pungkas putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ini.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, JK membantah kartu sakti merupakan program lanjutan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Program undang-undang, bukan program SBY bukan program siapa, itu undang-undang. BPJS itu kan undang-undang, anggaran di Diknas pendidikan itu 20 persen itu UUD," kata JK di kantornya, Jakarta, Jumat 7 November 2014.

Lagipula, menurut dia, jika memang kartu sakti itu cuma penggantian nama dari program sebelumnya tidak menjadi masalah.

"Kan nama itu boleh-boleh saja dan juga sistem itu kan boleh diubah. Sistemnya boleh diubah dong sesuai dengan apa yang pandangan kita lebih baik, lebih cepat." tuturnya.
(maf)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved