Italia Identik Espresso, China Bau Dupa, Indonesia Rokok Keretek

Minggu, 09 November 2014 - 12:49 WIB
Italia Identik Espresso,...
Italia Identik Espresso, China Bau Dupa, Indonesia Rokok Keretek
A A A
Ciri khas suatu negara tidak hanya direpresentasikan oleh seni dan budaya atau ikon-ikon bangunan tertentu. Percaya atau tidak, satu negara dapat diidentikkan dari aroma tertentu.

Dalam laman perjalanan yang dirilis CNN, bau-bauan tertentu, meskipun bersifat relatif, dapat dianggap sebagai jati diri negara itu. Italia, misalnya, identik dengan aroma espresso. Prancis kental dengan aroma roti baguette , India dengan cabai, dan Swiss khas oleh salju. Menurut laman tersebut, Jerman khas dengan aroma bir dan sosis.

Hal itu tak mengejutkan karena produksi bir sangatlah besar di negara ini dengan Oktober fest sebagai magnet. Lalu Belanda yang khas dengan wewangian dari bunga tulip dan Belgia yang identik dengan cokelat. Indonesia juga tercantum dalam catatan ini. Aroma apa yang khas dari sini? Ternyata rokok keretek.

“Suka atau tidak, (bau) asap rokok keretek tak bisa dihindari dan tak terlupakan di Indonesia,” bunyi laman itu. Dengan segala keunikan aroma khas di berbagai negara itu, bagaimana jika disatukan dalam satu bandara internasional? Bukan suatu ide buruk. Di Inggris, konsep ini telah digagas Bandara Heathrow.

Beberapa pengunjung atau pelancong bisa merasakan sensasi suatu negara melalui beragam bebauan. Tapi, jangan buru-buru takut untuk menemukan bau cabai atau rokok keretek. Bandara tersibuk di Eropa ini sementara hanya memasang bebauan khas Brasil, China, Jepang, Thailand, dan Afrika Selatan.

Kelima negara ini merupakan destinasi terbesar. Dalam konsep Heathrow, yang bekerja sama dengan Design in Cent, aroma khas Brasil terpatri kuat dari beragam wewangian hutan hujan tropis. Fitur bagi wisatawan China juga tidak kalah. Kombinasi bunga osmanthus dan asap dupa membuat ruangan tunggu tidak berbeda jauh dengan suasana di kuil suci.

Pemimpin Operasional Bandara Heathrow, Normand Boivin, belum berkomentar terperinci mengenai konsep tersebut. “Aroma spesial itu merupakan tinjauan eksklusif bagi para pengguna Bandara Heathrow sebelum mereka mendarat di daerah tujuan,” ujarnya. Menurut dia, konsep “Scent Globe” itu hanya dipasang di Terminal 2 yang baru dibuka lima bulan lalu.

MUH SHAMIL
Jakarta
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved