Pengosongan Kolom Agama di KTP Perlu Dikaji Mendalam

Jum'at, 07 November 2014 - 17:20 WIB
Pengosongan Kolom Agama...
Pengosongan Kolom Agama di KTP Perlu Dikaji Mendalam
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi II DPR Jazuli Juwaini menilai diperbolehkannya kolom agama pada KTP dikosongkan harus melalui pengkajian yang mendalam.

"(Juga) Harus matang dan arif dan bijak," ujar Jazuli kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (7/11/2014).

Ia menjelaskan, Indonesia bukan negara agama, akan tetapi agama harus menjadi fundamental dan landasan. "Karena para pendiri bangsa dalam Pancasila pada sila pertama, sila utama."

"Pemikiran itu bukan sesuatu kebetulan, tapi memerlukan pertimbangan yang panjang dan membutuhkan adalah umat beragama," sambung politikus PKS ini.

Kata dia, apabila kolom agama dikosongkan bisa membawa dampak negatif. "Saya kira bukan Islam saja tapi pemilik agama lain status terkait dengan kematian dan perkawinan bagaimana kalau agama tidak ada," lanjutnya.

Untuk memfasilitasi agama lain, dia menyarankan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo untuk melakukan pengesahan.

"Pengakuan itu ada, hal pemerintah untuk mengakui. jangan lukai perasaan minoritas lantas mengukiti sebagaian kecil, tapi tidak memberikan solusi, kasih solusi dong," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Pembuatan KTP Elektronik...
Pembuatan KTP Elektronik di Rumah Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
Polemik Jasa Nikah Siri...
Polemik Jasa Nikah Siri di TikTok, Selly Gantina DPR: Merendahkan Agama
Polemik Frasa Agama...
Polemik Frasa Agama Diganti Budaya di Peta Jalan Pendidikan, Ini Kata Mendikbud
Polemik Toa Masjid,...
Polemik Toa Masjid, Begini Pernyataan Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh
Polemik Gugatan Ahli...
Polemik Gugatan Ahli Waris Teddy Pardiyana, Sule Singgung Hukum Agama
Begini Cara Membatasi...
Begini Cara Membatasi Komentar di Akun Instagram Pribadi
Berita Terkini
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved