Yordania Adukan Israel ke PBB

Jum'at, 07 November 2014 - 14:41 WIB
Yordania Adukan Israel...
Yordania Adukan Israel ke PBB
A A A
NEW YORK - Pemerintah Yordania mengajukan komplain kepada Dewan Keamanan PBB atas serangan pasukan keamanan Israel ke dalam Masjid Al Aqsa.

Yordania menganggap sikap Israel itu perlu mendapatkan pertimbangan hukum dan mempersiapkan langkah-langkah untuk mencegah serangan serupa kembali terjadi. Dalam surat yang dikirim kepada Dewan Keamanan PBB pada Rabu (5/11) waktu setempat, Yordania menyerukan lembaga beranggotakan 15 negara itu untuk memeriksa Israel atas penyerangan itu. “Yordania mempertimbangkan langkah serius dan berlebihan Israel yang memicu eskalasi tak berkesudahan,” kata Duta Besar Yordania untuk PBB, Dina Kawar, dikutip AFP .

Di dalam surat itu, Kawar mengungkapkan adanya keterlibatan pasukan khusus Israel menyerang kompleks masjid dengan menembakkan gas air mata dan peluru karet. “Itu merupakan tindakan brutal dan melanggar hukum terhadap salah satu tempat suci umat Islam,” paparnya.

Akibat serangan Israel itu, beberapa bagian kompleks Haram al-Sharif atau yang dikenal sebagai Temple Mount itu mengalami kerusakan, terutama mosaik dan karpet. Ketegangan di Masjid Al Aqsa merupakan klimaks kekerasan yang setiap hari terjadi antara pasukan keamanan Israel dengan penduduk Palestina di Yerusalem dalam beberapa hari terakhir. Langkah Yordania juga didukung perwakilan Palestina untuk PBB, Riyad Mansour.

Dia mengungkapkan, Dewan Keamanan harus mengambil langkah untuk menyerukan Pemerintah Israel menghentikan segala kekerasan dan provokasinya. Duta Besar Israel untuk PBB Ron Prosor juga mengirimkan surat kepada Dewan Keamanan PBB. Dalam suratnya, dia menuding Palestina berusaha memicu kerusuhan. “Tidak perlu ada kecaman PBB atas serangan warga Palestina terhadap warga Israel,” katanya.

Sebelumnya, Yordania menarik duta besarnya dari Israel sebagai protes atas meningkatnya kekerasan Israel di Masjid Al Aqsa di Yerusalem pada Rabu (5/11) lalu. Insiden kekerasan itu belum pernah terjadi sebelumnya di Masjid Al Aqsa, tempat suci bagi seluruh umat Islam di dunia. “Tindakan-tindakan Israel di kompleks Masjid Al Aqsa ini jauh melampaui batas,” kata Menteri Luar Negeri Yordania Nasser Judeh.

“Pelanggaran-pelanggaran yang terjadi membakar emosi dan kepekaan 1,5 miliar muslim di seluruh dunia,” ungkapnya. Yordania sebagai pengayom Masjid Al Aqsa berdasarkan traktat perdamaian dengan Israel pada 1994. Di dalam kompleks tersebut juga terdapat “Kubah Batu” yang dikelola para pegawai pemerintahan Yordania.

Di lokasi itu, warga Yahudi dilarang berdoa. Umat muslim percaya, Nabi Muhammad SAW ke surga dari “Kubah Batu” pada abad ke-7.

Andika hendra m
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved