Kelompok Mahasiswa Serang Kontrakan

Senin, 03 November 2014 - 18:16 WIB
Kelompok Mahasiswa Serang...
Kelompok Mahasiswa Serang Kontrakan
A A A
SLEMAN - Gesekan antar-kelompok mahasiswa pendatang nyaris pecah di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, kemarin pagi.

Puluhan mahasiswa dengan membawa senjata berencana melakukan aksi penyerangan terhadap rumah kontrakan yang ditempati kelompok mahasiswa lain di Prayan, Condongcatur, Depok, Sleman. Kelompok mahasiswa yang datang untuk melakukan penyerangan itu tiba di lokasi sekitar pukul 05.00 WIB menggunakan motor, setelah terlebih dahulu mereka berputar-putar dengan membawa senjata tajam.

Polisi yang mendeteksi adanya pergerakan kelompok mahasiswa itu pun langsung mendatangi lokasi untuk mencegah terjadinya gesekan. Untuk menangani kelompok mahasiswa itu, petugas yang datang tidak hanya dari jajaran Polres Sleman melainkan juga Brimob Polda DIY. Namun saat akan dilakukan upaya pengamanan, kelompok mahasiswa itu mencoba melakukan perlawanan dengan melemparkan batu dan petasan asap. Adanya upaya perlawanan itu, petugas pun melepaskan tembakan gas air mata.

Dari kejadian itu, polisi mengamankan 57 orang, berikut barang bukti sen-jata tajam, batu dan tongkat, serta 25 motor yang dibawa mahasiswa itu. Akibat aksi kelompok mahasiswa itu, satu mobil milik warga pun mengalami kerusakan. Kapolres Sleman AKBP Ihsan Amin mengatakan, selain upaya penegakan hukum, kepolisian bersama pemerintah daerah dan kecamatan melakukan upaya pencegahan-pencegahan supaya kejadian serupa tidak terulang, terlebih masyarakat yang tinggal di Kecamatan Depok sangat heterogen.

Upaya pencegahan yang dimaksud yakni dengan membangun komunikasi untuk mencari jalan keluar dari persoalan yang terjadi dan menghindari kebuntuan dalam komunikasi. “Kami melakukan pendekatan supaya masalah tidak berkepanjangan,” katanya. Berdasarkan informasi, pada Jumat (31/10) malam di Dusun Glendongan, Tambakbayan, Caturtunggal, Depok, Sleman terjadi perselisihan antarmahasiswa dari wilayah berbeda hingga seorang mahasiswa mendapatkan pengeroyokan.

Setelah kejadian itu, Sabtu (1/11), perwakilan dari salah satu kelompok yang dikeroyok pun mendatangi kantor untuk memberikan keterangan. Upaya memediasi pun dilakukan, namun belum ditemukan titik temu, sehingga akhirnya terjadi aksi penyerangan.

Muji barnugroho
(ars)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved