PBHI: Kasus Arsyad Tanggung Jawab Negara

Sabtu, 01 November 2014 - 08:06 WIB
PBHI: Kasus Arsyad Tanggung...
PBHI: Kasus Arsyad Tanggung Jawab Negara
A A A
JAKARTA - Kasus yang menimpa tukang tusuk sate, Muhammad Arsyad (MA) dinilai merupakan sebuah kelalaian negara dalam memberikan pemahaman hukum.

Menurut Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI Jakarta) Poltak Agustinus Sinaga, ada sebuah sistem dalam negara hukum yang tidak berjalan dalam pemberian pemahaman hukum kepada masyarakat. Dengan perkembangan hukum yang sangat dinamis, yang tidak terkonfirmasi khususnya kepada masyarakat miskin.

Hal itu menyebabkan munculnya kesenjangan akibat masih mahal dan sulitnya akses masyarakat kecil dan miskin terhadap hukum itu sendiri.

"Munculnya kasus Arsyad ini sebenarnya lebih pada ketidakpahaman masyarakat dan warga negara terhadap dinamika hukum khususnya masyarakat kecil dan miskin," kata Poltak dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sindonews, Jumat 31 Oktober 2014.

Karena realitanya, lanjut dia, di negara hukum itu sendiri masih banyak masyarakat yang buta hukum dan ini dinilainya sebuah sistem negara yang tidak berjalan.

"Kemudian yang bertanggung jawab atas ketidakpahaman masyarakat terhadap hukum itu haruslah negara. Kita ini negara hukum, artinya negara wajib hadir untuk memberi pemahaman hukum itu," ucapnya.
(kri)
Berita Terkait
Kliennya Diputus Bebas,...
Kliennya Diputus Bebas, Faomasi Apreasiasi Independensi Majelis Hakim PN Jakut
DPP PDIP Laporkan Rocky...
DPP PDIP Laporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Mabes Polri
Sidang Dugaan Pencemaran...
Sidang Dugaan Pencemaran Nama Baik Andrew Darwis, 2 Saksi Mengaku Tidak Mengetahui
Kasus Dugaan Pencemaran...
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Raja Sapta Oktohari Masuk Tahap Penyidikan
Diduga Cemarkan Nama...
Diduga Cemarkan Nama Baik, Kader PAN Bekasi Laporkan Koleganya
Penyidik Polres Depok...
Penyidik Polres Depok Serahkan Ketua PKB Depok ke Kejaksaan
Berita Terkini
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved