Kapasitas Jalan dari Bekasi Menuju Ibu Kota Ditingkatkan

Rabu, 29 Oktober 2014 - 14:55 WIB
Kapasitas Jalan dari...
Kapasitas Jalan dari Bekasi Menuju Ibu Kota Ditingkatkan
A A A
JAKARTA - Pemkot Bekasi akan menambah kapasitas jalan yang menghubungkan daerah itu ke Ibu Kota.

Penambahan jalan selebar 2 meter untuk setiap arah akan dibangun. Panjang jalan yang akan dilebarkan mencapai 30 km. Rencana itu dikemukakan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi seusai bertemu Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota DKI Jakarta kemarin. Pelebaran jalan akan dilakukan dari arah Sumber Arta sepanjang 6 km, Ujung Menteng 4 km, Pekayon-Pondok Gede 14 km, dan Pondok Gede-Jati Sampurna 10 km.

”Semua itu dikerjakan secara bertahap berdasarkan kemampuan keuangan daerah,” katanya di Balai Kota DKI Jakarta kemarin. Pepen sapaan akrab Rahmat Effendi menyebutkan, Pemkot Bekasi dan Pemkab Bekasi berupaya menjalin kemitraan yang intensif dengan Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan hubungan serta pembangunan daerah. Apalagi saat ini banyak warga kedua wilayah tersebut bekerja di Jakarta. ”Sehingga antara Jakarta, Bekasi, saling bergantung demi memajukan masyarakat daerahnya,” sebutnya.

Khusus di Kota Bekasi perlu peningkatan pembangunan infrastruktur agar aksesibilitas masyarakat berjalan lancar. ”Take and give membangun Kota Bekasi dan bantuan DKI dalam kemitraan supaya DKI dan Bekasi tidak ada perbedaannya,” ungkapnya. Dia mengakui kemampuan keuangan Pemkot Bekasi dalam meningkatkan pembangunan cukup terbatas. Tidak seperti Pemprov DKI Jakarta. Untuk itu, perlu bantuan Pemprov DKI Jakarta dalam bentuk hibah. Pada APBD 2015 Pemprov DKI Jakarta menggelontorkan hibah Rp250 miliar.

Anggaran sebesar itu digunakan untuk beberapa kebutuhan, mulai peningkatan kapasitas jalan, perbaikan infrastruktur, transportasi, lingkungan hidup, rencana tata ruang wilayah, hingga pengelolaan sampah. Pada tahap awal Pemkot Bekasi membutuhkan bantuan truk sampah dari DKI Jakarta. Permintaan ini untuk menunjang kapasitas daya angkut sampah di Kota Bekasi. Selama ini sampah di Kota Bekasi baru terangkut 40% dari volume setiap harinya 1.700 ton. Semua itu diangkut 100 unit truk sampah.

”Kita berharap dihibahkan 100-150 unit truk sampah bekas dari DKI Jakarta. Truk itu akan rekondisi untuk bisa dipakai mengangkut sampah di Jakarta,” paparnya. Persoalan lain yakni penataan sistem transportasi yang terintegrasi dari Jakarta ke Bekasi. Di luar kereta rel listrik (KRL) ada angkutan perbatasan terintegrasi bus Transjakarta (APTB). Namun, angkutan bus ini belum maksimal. Jumlah armada dan sarana prasarana masih terbatas.

”Makanya ke depan bantuan ini (dari DKI Jakarta) juga dialokasikan untuk sistem terpadu transportasi,” ujarnya. Bantuan itu menjadikan terminal di Bekasi akan dikoneksikan dengan semua jaringan bus yang memiliki tujuan ke Jakarta. Cara seperti itu untuk menciptakan tidak ada perbedaan antara DKI dan Bekasi. Ahok mengaku telah menyetujui pemberian hibah truk sampah bekas ke Bekasi karena mau direkondisikan. Hibah ini untuk menghindari perbaikan atau pemeliharaan armada.

Untuk mengangkut sampah DKI Jakarta ke Pulogebang, pihaknya akan membeli truk baru. ”Silakan mau ambil berapa,” ucapnya. Sementara dana hibah Rp250 miliar yang akan diberikan ke Pemkot Bekasi, lanjut Ahok, tidak menjadi masalah. Bantuan itu demi kebaikan untuk Jakarta juga.

Seperti perjalanan truk sampah ke Pulogebang lewat Bekasi dapat melintas lebih leluasa 24 jam. Untuk itu, diperlukan perluasan jalan dan rute yang lebih pendek menuju ke sana. ”Kalau sudah ada alternatif, bisa menghemat anggaran 75%,” katanya. Hibah juga diberikan karena banyak warga Jakarta yang tinggal di Bekasi.

Mereka membayar pajak ke Jakarta, tapi tinggal di Bekasi. Untuk itu, wilayah pelayanan DKI Jakarta perlu diperluas hingga daerah mitra tanpa mengambil hak dan kekuasaan pemerintah setempat. ”Yang kita ambil tanggung jawab, kewajiban, dan manfaatnya,” paparnya.

Ilham safutra
(ars)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved