Kapten Timnas Afsel Ditembak Mati Perampok

Selasa, 28 Oktober 2014 - 16:58 WIB
Kapten Timnas Afsel...
Kapten Timnas Afsel Ditembak Mati Perampok
A A A
JOHANNESBURG - Kapten tim nasional sepak bola Afrika Selatan, Senzo Meyiwa, meninggal dunia akibat ditembak saat melindungi kekasihnya pada Minggu (26/10) waktu setempat. Penembakan Meyiwa terjadi di rumah kekasihnya yang juga penyanyi,Kelly Khumalo, di Vosloorus, selatan Johannesburg.

Berdasarkan keterangan kepolisian Afsel, dua pria masuk ke dalam rumah sekitar pukul 20.00 waktu setempat atau 01.00 dini hari waktu Indonesia."Dua pria itu mencuri ponsel, uang, dan barang berharga lain," kata pejabat Keselamatan Komunitas Provinsi, Sizakele Nkosi-Malubane, dikutip Reuters. Adapun pria ketiga menunggu di luar rumah. Ketiga pria kabur sesaat setelah tembakan dilepaskan.

Nkosi-Malubane menjelaskan, Meyiwa dinyatakan meninggal ketika tiba di rumah sakit."Senzo Meyiwa berusaha melindungi Kelly karena salah seorang perampok mengarahkan senjata kepadanya," tutur Malubane.

Komisioner Polisi Nasional Riah Phiyega mengumumkan pembentukan tim khusus untuk menginvestigasi pembunuhan itu. Uang senilai USD14.000 atau Rp169,68 juta ditawarkan kepada publik atas informasi yang berujung pada penangkapan para perampok itu.

Pelatih timnas Afsel, Ephraim Mashaba, beserta beberapa anggota timnas lain datang ke rumah sakit sesaat setelah Meyiwa dikabarkan meninggal dunia. Beberapa jam sebelum mengembuskan napas terakhir, Meyiwa bermain untuk Orlando Pirates yang melaju ke semifinal Piala Liga Afsel. Saat itu Pirates mengalahkan Ajax Cape Town 4-1.

"Ini adalah kehilangan yang menyedihkan dari sudut pandang manapun, bagi keluarga Senzo, keluarga besarnya, Orlando Pirates, dan untuk negara ini," kata Direktur Pirates, Irvin Khoza, dikutip BBC.

Presiden Afsel Jacob Zuma kemarin mengirimkan ucapan duka atas meninggalnya Meyiwa. “Kami berduka atas meninggalnya pemain sepak bola muda dan kapten timnas yang nyawanya diambil di saat kariernya di puncak,” kata Presiden Zuma.

Kematian Meyiwa menjadi sorotan peningkatan angka kriminalitas di Afsel. Apalagi, aksi kekerasan itu setelah vonis bagi atlet paralimpik Oscar Pistorius selama lima tahun penjara karena membunuh kekasihnya, Reeva Steenkamp. Lebih dari 17.000 orang dibunuh di Afsel antara April 2013 dan Maret 2014. Meningkat sebanyak 800 orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Andika hendra m
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved