Hamdan Zoelva Dinilai Masih Layak Dipertahankan

Senin, 27 Oktober 2014 - 15:23 WIB
Hamdan Zoelva Dinilai...
Hamdan Zoelva Dinilai Masih Layak Dipertahankan
A A A
JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva sebentar lagi bakal mengakhiri masa tugas.Hamdan yang menjabat sebagai hakim konstitusi atas usulan pemerintah ini bakal meninggalkan MK pada 2015.

Sebagai lembaga yang berwenang menentukan pengganti Hamdan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) diharapkan bisa memilih hakim konstitusi yang memiliki pemikiran konstitusional non liberalisme dalam hukum. Sebab, saat ini masuknya perspektif liberalisme dalam pembuatan undang-undang (UU) semakin meluas dan mengkhawatirkan.

Hal itu diungkapkan Margarito Kamis, pakar hukum tata negara dari Universitas Khairun, Ternate, kemarin.

Menurut dia, MK wajib diisi oleh hakim-hakim yang memiliki cara pandang konstitusional yang tidak liberal, apalagi mengenai hukum. Sebab, para liberalis semakin cerdik memanfaatkan hasrat bangsa untuk maju dan salah satunya melalui proses dan uji materi undang-undang.

“Di celah-celah inilah para pemain kapitalis menggerakkan kecerdikannya untuk mempengaruhi undang-undang. Hingga perspektif konstitusional tidak liberal wajib dimiliki oleh hakim konstitusi,” tekan Margarito. Melihat permasalahan tersebut, dia berharap agar Presiden Jokowi bisa menunjuk kembali Hamdan Zoelva sebagai hakim konstitusi.

Menurut dia, Hamdan masih sangat layak untuk dipilih kembali menjadi hakim konstitusi jika dilihat dari pemikiran dan tutur katanya yang santun serta terukur dalam menghadapi masalah- masalah konstitusional. “Hakim konstitusi harus memiliki kemampuan mengenali dimensi liberalis dalam materi hukum dan Hamdan memiliki ini, karena itu sangat pantas dipertahankan,” ujarnya.

Hamdan Zoelva menyatakan tidak akan ikut campur dan menyerahkan seluruh proses pergantiannya kepada Presiden. Diperpanjang atau tidak masa jabatan, itu merupakan hak Presiden.

Nurul adriyana
(ars)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved