Pidato Jokowi Dinilai Normatif dan Tidak Rinci

Senin, 20 Oktober 2014 - 13:56 WIB
Pidato Jokowi Dinilai...
Pidato Jokowi Dinilai Normatif dan Tidak Rinci
A A A
JAKARTA - Pidato Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam sidang paripurna MPR dinilai terlalu normatif.

Jokowi dinilai tidak menyinggung problem bangsa beserta solusinya. Namun, hanya mengungkapkan optimismenya.

Direktur Puspol Indonesia Ubedilah Badrun mengatakan, pidato Jokowi selama lebih kurang 12 menit itu tidak detail.

Menurut dia, Jokowi menyampaikan hal normatif seperti mengajak seluruh komponen bangsa untuk menyatukan tangan dan hati, bersatu dan gotong royong untuk mewujudkan kemandirian ekonomi.

"Pidato tersebut tidak detail untuk menggambarkan problem ekonomi, tantangan ekonomi dan agenda ekonomi pemerintahannya," ujar Ubedilah dalam siaran persnya kepada Sindonews, Senin (20/10/2014).

Kendati begitu, kata dia, Jokowi hanya memberikan optimisme dengan mengangkat kesan persatuan seluruh elite politik di Indonesia.

"Ini modal politik penting pemerintahan baru. Modal politik ini harus bisa dijaga dan dimanfaatkan Jokowi-JK dalam menjalankan pemerintahan baru," tutur pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta ini.
(dam)
Berita Terkait
Panitia Pastikan JK...
Panitia Pastikan JK Hadir saat Pelantikan Pengurus IKA Unhas
Momen Jokowi Disambut...
Momen Jokowi Disambut Warga saat Menuju Pelantikan Prabowo-Gibran
Melintas di Sarinah,...
Melintas di Sarinah, Jokowi Buka Kaca dan Lambaikan Tangan ke Warga
12 Dubes Dilantik Presiden...
12 Dubes Dilantik Presiden Jokowi, Ada Jubir Kemenlu
Jusuf Kalla: Kasih Tahu...
Jusuf Kalla: Kasih Tahu Semua Termul-termul Itu, Jokowi Jadi Presiden karena Saya
JK Undang Anis-Cak Imin...
JK Undang Anis-Cak Imin dan Surya Paloh Bukber Jelang Pengumuman Hasil Pilpres, Ada Apa?
Berita Terkini
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved