Usai Dilantik, Ini Tugas Perdana Jokowi
Kamis, 16 Oktober 2014 - 17:23 WIB
Usai Dilantik, Ini Tugas Perdana Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Tugas perdana yang harus dilakukan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) adalah menangani persiapan acara kenegaraan seperti KTT APEC, KTT ASEAN, dan KTT G20.
"Tapi secara umum adalah menjaga reputasi dan posisi Indonesia yang positif, baik di kawasan maupun di dunia internasional," ujar Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal, di DPP Demokrat, Jakarta, Kamis (16/10/2014).
Menurut Dino, Jokowi akan menghadapi banyak pekerjaan rumah untuk pemerintahan ke depan. Jokowi harus mampu menjaga kepemimpinan Indonesia di ASEAN.
"Karena ASEAN ini adalah rumah kita dan lingkungan geostrategis yang paling real bagi Indonesia," ucap Mantan Dubes Indonesia untuk negara Amerika Serikat (AS) itu.
"Selama ini dengan susah payah kita telah membangun ASEAN, di mana Indonesia menjadi salah satu negara yang dikatakan sebagai pemimpin yang dipercaya," imbuhnya.
Selain itu ada juga berbagai tantangan global yang harus dihadapi. Di antaranya gejala ancaman ISIS yang sekarang berdampak pada Indonesia.
"Selain itu juga ancaman ebola yang semakin real, kemarin sudah masuk ke Amerika dan sebagainya, jangan sampai masuk ke Indonesia. Kalaupun masuk kita harus siap dengan sistem," tutupnya.
"Tapi secara umum adalah menjaga reputasi dan posisi Indonesia yang positif, baik di kawasan maupun di dunia internasional," ujar Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal, di DPP Demokrat, Jakarta, Kamis (16/10/2014).
Menurut Dino, Jokowi akan menghadapi banyak pekerjaan rumah untuk pemerintahan ke depan. Jokowi harus mampu menjaga kepemimpinan Indonesia di ASEAN.
"Karena ASEAN ini adalah rumah kita dan lingkungan geostrategis yang paling real bagi Indonesia," ucap Mantan Dubes Indonesia untuk negara Amerika Serikat (AS) itu.
"Selama ini dengan susah payah kita telah membangun ASEAN, di mana Indonesia menjadi salah satu negara yang dikatakan sebagai pemimpin yang dipercaya," imbuhnya.
Selain itu ada juga berbagai tantangan global yang harus dihadapi. Di antaranya gejala ancaman ISIS yang sekarang berdampak pada Indonesia.
"Selain itu juga ancaman ebola yang semakin real, kemarin sudah masuk ke Amerika dan sebagainya, jangan sampai masuk ke Indonesia. Kalaupun masuk kita harus siap dengan sistem," tutupnya.
(maf)