JK Tuding Hashim Kurang Paham Demokrasi

Kamis, 09 Oktober 2014 - 17:45 WIB
JK Tuding Hashim Kurang...
JK Tuding Hashim Kurang Paham Demokrasi
A A A
DEPOK - Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (JK) menanggapi santai komentar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo terkait langkah Koalisi Merah Putih (KMP) yang akan menghambat pemerintahan Jokowi-JK.

Jokowi-JK terancam dijegal karena tidak memiliki kekuatan penuh di DPR. Tapi JK tak khawatir. JK mengklaim yang terpenting program Jokowi-JK adalah memajukan bangsa dan mewujudkan kemakmuran.

"Oh tidaklah, jika ingin jegal, hal itu melawan rakyat," tegas JK usai memberikan kuliah umum di Kampus Universitas Gunadarma, Depok, Kamis (09/10/2014).

JK juga enggan menanggapi dendam politik yang dilakukan KMP. "Artinya dia (Hashim), kurang paham arti demokrasi," tukasnya.

Ketua Umum PMI ini mencontohkan, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie sudah menyatakan akan mendukung program baik pemerintah. Begitu pula dengan Partai Demokrat, lanjutnya, yang begitu memahami demokrasi.

"Pak Ical sudah memberikan pemahaman statement yang baik untuk mendukung program baik pemerintah. Demokrat di bawah SBY, sangat
demokratis, menghargai demokrasi. Tak mungkin kesepakatan rakyat itu ditolak DPR, tak akan terjadi apa-apa," tutupnya.

Sebelumnya, adik Prabowo Hashim Djojohadikusumo kepada Reuteurs menyatakan koalisinya akan menghambat pemerintahan Jokowi-JK. Termasuk menginvestigasi kasus-kasus korupsi Pemprov DKI.

"Kami akan menggunakan kekuatan kami untuk menginvestigasi dan menghambat," demikian Hashim Djojohadikusumo kepada Reuters di kantornya pada Selasa, seperti dilansir Rabu 8 September 2014.

Hashim juga menambahkan, investigasi itu termasuk pada kasus dugaan korupsi pembelian bus TransJakarta buatan China senilai Rp1,1 triliun saat Jokowi menjadi Gubernur.
(kri)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
10 Negara Tetap Pakai...
10 Negara Tetap Pakai Iron Dome Meski Dinilai Kurang Efektif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved