KPK Ngebet Bongkar Aktor Besar di Kasus Jero Wacik
Jum'at, 10 Oktober 2014 - 05:06 WIB
KPK Ngebet Bongkar Aktor Besar di Kasus Jero Wacik
A
A
A
JAKARTA - KPK semangat membongkar aktor besar dalam kasus dugaan pemerasan dengan penyalahgunaan kewenangan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik.
Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja mengatakan, penyidik masih terus mengembangkan kasus Jero. Katanya, pemeriksaan Jero sebagai tersangka Kamis ini dilakukan untuk mendalami keterangan-keteranan yang disampaikan sejumlah yang sudah diperiksa sebelumnya.
Harapannya, dalam pemeriksaan Jero dapat terungkap dugaan korupsi dan aktor yang lebih besar lagi. Pasalnya, dari sejumlah data yang ditemukan sebelumnya sudah ada indikasi dugaan korupsi lainnya dan aktor besar selain Jero.
“Kami (juga) berharap beliau (Jero Wacik) mengungkap yang lebih besar lagi. Kasusnya kan begitu, korupsinya begitu simpel padahal pekerjaannya gede banget. Ada yang belum ketemu. Kami pengin ada (aktor) yang lebih besar lagi,” tutur Adnan kepada SINDO usai Seminar Nasional “Syariah, Kemanusiaan, dan Semangat Antikorupsi” di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (9/10/2014).
Mantan komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini menggariskan, bidang energi masuk dalam bagian national interest yang menjadi fokus KPK. Termasuk di dalamnya ada minyak, gas, serta mineral dan batubara (minerba).
Bahkan, pengusutan kasus Jero disenergikan dan diintegrasikan dengan temuan pencegahan dari hasil kajian. “Yang jelas kita pengen (mengungkap),” paparnya.
Adnan mengaku belum menerima informasi apakah Jero akan langsung ditahan sebagai tersangka pasca menjalani pemeriksaan pertama hari ini. Sebenarnya, KPK sangat ingin menahan Jero, segera menyelesaikan berkasnya, menaikkan ke tahap penuntutan, dan melimpahkan ke proses persidangan.
Apalagi desakan publik sudah begitu kuat. Meski begitu, dia menandaskan, penahan Jero persoalannya hanya tinggal menunggu sejauhmana penyidik menganggap cukup berkas yang bersangkutan.
“Anda kan tahu bagaimana kita punya keterbatasan waktu kan (kalau langsung ditahan),” ucapnya.
Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja mengatakan, penyidik masih terus mengembangkan kasus Jero. Katanya, pemeriksaan Jero sebagai tersangka Kamis ini dilakukan untuk mendalami keterangan-keteranan yang disampaikan sejumlah yang sudah diperiksa sebelumnya.
Harapannya, dalam pemeriksaan Jero dapat terungkap dugaan korupsi dan aktor yang lebih besar lagi. Pasalnya, dari sejumlah data yang ditemukan sebelumnya sudah ada indikasi dugaan korupsi lainnya dan aktor besar selain Jero.
“Kami (juga) berharap beliau (Jero Wacik) mengungkap yang lebih besar lagi. Kasusnya kan begitu, korupsinya begitu simpel padahal pekerjaannya gede banget. Ada yang belum ketemu. Kami pengin ada (aktor) yang lebih besar lagi,” tutur Adnan kepada SINDO usai Seminar Nasional “Syariah, Kemanusiaan, dan Semangat Antikorupsi” di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (9/10/2014).
Mantan komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini menggariskan, bidang energi masuk dalam bagian national interest yang menjadi fokus KPK. Termasuk di dalamnya ada minyak, gas, serta mineral dan batubara (minerba).
Bahkan, pengusutan kasus Jero disenergikan dan diintegrasikan dengan temuan pencegahan dari hasil kajian. “Yang jelas kita pengen (mengungkap),” paparnya.
Adnan mengaku belum menerima informasi apakah Jero akan langsung ditahan sebagai tersangka pasca menjalani pemeriksaan pertama hari ini. Sebenarnya, KPK sangat ingin menahan Jero, segera menyelesaikan berkasnya, menaikkan ke tahap penuntutan, dan melimpahkan ke proses persidangan.
Apalagi desakan publik sudah begitu kuat. Meski begitu, dia menandaskan, penahan Jero persoalannya hanya tinggal menunggu sejauhmana penyidik menganggap cukup berkas yang bersangkutan.
“Anda kan tahu bagaimana kita punya keterbatasan waktu kan (kalau langsung ditahan),” ucapnya.
(kri)