PDIP Anggap Upaya SBY Terbitkan Perppu Pencitraan

Sabtu, 04 Oktober 2014 - 03:30 WIB
PDIP Anggap Upaya SBY...
PDIP Anggap Upaya SBY Terbitkan Perppu Pencitraan
A A A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai penerbitan dua Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait Pilkada hanyalah pencitraan.

Karena PDIP justru tak melihat ketulusan SBY dalam penerbitan dua perppu itu. Wakil Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto justru menilai Perppu Pilkada hanya menjadi alat bagi SBY untuk memoles citra.

Sebab, SBY maupun PD mendapat kritik luas lantaran dalam pengambilan keputusan atas RUU Pilkada dua pekan lalu bermanuver dengan aksi walk out sehingga Koalisi Merah Putih yang mengusung pilkada lewat DPRD memenangi voting.

“Publik akhirnya juga sadar, bahwa perppu tersebut hanyalah pemoles karena kerasnya kritik publik. Terbukti PD ikut memainkan peran strategisnya sehingga mampu menempatkan salah satu keluarga besar SBY sebagai Wakil Ketua DPR RI. Kini sangatlah jelas bahwa sikap walk out PD itu sebagai kartu masuk untuk bergabung dalam Koalisi Merah Putih,” ujar Hasto di Jakarta, Jumat (3/10/2014) malam.

Hasto juga menuding SBY mendramatisasi persoalan untuk mengedepankan politik pencitraan dengan mengaku kesulitan bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“SBY menempatkan sulitnya bertemu dengan Megawati sebagai cara untuk menutupi berbagai manuver politiknya,” lanjut Hasto.

Menurutnya, tidak akan mungkin aksi walk out Fraksi PD dalam paripurna DPR dengan agenda pengambilan keputusan atas RUU Pilkada itu tanpa sepengetahuan SBY.

“Karena sebagai ketua umum sekaligus sebagai ketua dewan pembina, ketua majelis tinggi, dan ketua dewan kehormatan di Partai Demokrat, sangat mustahil SBY tidak mengetahui aksi walk out fraksinya. Ini hanya permainan politik dua kaki,” timpal Hasto.

Ditegaskannya, Perppu Pilkada yang dikeluarkan SBY juga akan menyandera pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang akan dilantik pada 20 Oktober nanti. Karenanya, Hasto menyebut Perppu SBY hanya strategi untuk melepaskan diri dari persoalan.

“Perppu yang dikeluarkan SBY hanyalah suatu bentuk strategi lempar bola kepada pemerintahan Jokowi-JK. Rakyat mencatat dengan baik dan tahu apa yang harus dilakukan terhadap mereka yang menggunakan kekuasaannya untuk mengebiri hak kedaulatan rakyat,” pungkas mantan Juru Bicara Jokowi-JK di pemilu presiden itu.
(sms)
Berita Terkait
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
SBY Ajak Penonton Pestapora...
SBY Ajak Penonton Pestapora 2024 Nyanyi Lagu Pelangi di Matamu
SBY Jadi Magnet Penonton...
SBY Jadi Magnet Penonton Pestapora 2024 Hari Pertama
SBY Duet Bareng Yuni...
SBY Duet Bareng Yuni Shara, hingga Sandy Sondoro di Pestapora 2024
Tampil di Pestapora...
Tampil di Pestapora 2024 Hari Pertama, SBY: Masih Ingat Aku?
Berita Terkini
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved