Kasus Transjakarta, Sutiyoso Bela Jokowi
Jum'at, 19 September 2014 - 14:22 WIB
Kasus Transjakarta, Sutiyoso Bela Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Eks Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso yakin Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tak terlibat kasus Transjakarta.
Menurut pria yang akrab disapa Bang Yos ini, Gubernur hanya sampai pada tingkat kebijakan, bukan pada penggunaan anggaran.
"Semuanya sudah dilimpahkan ke pengguna Anggaran," kata Bang Yos saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (19/9/2014).
"Tingkat kebijakan Gubernur, tapi itu juga sudah disetujui dewan. Jadi yang bertanggung jawab pengguna anggaran, yaitu Dinas Perhubungan," imbuhnya.
Saat diminta pendapatnya apakah mungkin ada tersangka lain setelah mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Udar Pristono ditahan, Sutiyoso mengaku tak tahu.
"Jangan tanya saya, tanya ke Kejagung, saya prihatin saja," kata Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) ini.
Diberitakan Sindonews sebelumnya, ditahannya Udar Pristono dalam kasus dugaan korupsi Bus Transjakarta, dinilai bukan puncak dari kasus ini.
Hal itu dikatakan Ketua Jakarta Transportation Watch (JTW) Andy William Sinaga. Menurutnya Kejaksaan Agung (Kejagung) dan KPK harus serius ungkap aktor selain mantan Kadishub DKI Jakarta Udar Pristono.
"Bisa saja Udar Pristono dikorbankan guna meredam desakan publik untuk membuka kasus korupsi Transjakarta," kata Andy William lewat rilis kepada Sindonews.
Lebih lanjut dia mengatakan, kasus Transjakarta harus dibuka kepada publik secara terang-benderang. "Agar publik dapat mengetahui secara jelas tentang dugaan korupsi di tubuh Transjakarta," ucapnya.
Seperti diketahui, Kejagung menahan Udar Pristono terkait kasus dugaan tindak korupsi pengadaan bus Transjakarta tahun anggaran 2013.
Menurut pria yang akrab disapa Bang Yos ini, Gubernur hanya sampai pada tingkat kebijakan, bukan pada penggunaan anggaran.
"Semuanya sudah dilimpahkan ke pengguna Anggaran," kata Bang Yos saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (19/9/2014).
"Tingkat kebijakan Gubernur, tapi itu juga sudah disetujui dewan. Jadi yang bertanggung jawab pengguna anggaran, yaitu Dinas Perhubungan," imbuhnya.
Saat diminta pendapatnya apakah mungkin ada tersangka lain setelah mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Udar Pristono ditahan, Sutiyoso mengaku tak tahu.
"Jangan tanya saya, tanya ke Kejagung, saya prihatin saja," kata Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) ini.
Diberitakan Sindonews sebelumnya, ditahannya Udar Pristono dalam kasus dugaan korupsi Bus Transjakarta, dinilai bukan puncak dari kasus ini.
Hal itu dikatakan Ketua Jakarta Transportation Watch (JTW) Andy William Sinaga. Menurutnya Kejaksaan Agung (Kejagung) dan KPK harus serius ungkap aktor selain mantan Kadishub DKI Jakarta Udar Pristono.
"Bisa saja Udar Pristono dikorbankan guna meredam desakan publik untuk membuka kasus korupsi Transjakarta," kata Andy William lewat rilis kepada Sindonews.
Lebih lanjut dia mengatakan, kasus Transjakarta harus dibuka kepada publik secara terang-benderang. "Agar publik dapat mengetahui secara jelas tentang dugaan korupsi di tubuh Transjakarta," ucapnya.
Seperti diketahui, Kejagung menahan Udar Pristono terkait kasus dugaan tindak korupsi pengadaan bus Transjakarta tahun anggaran 2013.
(maf)