Polri Belum Simpulkan Empat Terduga Teroris Terkait ISIS
Senin, 15 September 2014 - 21:09 WIB
Polri Belum Simpulkan Empat Terduga Teroris Terkait ISIS
A
A
A
JAKARTA - Mabes Polri belum bisa mengambil kesimpulan apakah empat warga negara asing (WNA) dan tiga lainnya terduga teroris yang ditangkap terkait kelompok ISIS (Negara Islam Irak dan Siriah).
Kapolri Jenderal Sutarman baru dapat meyakini mereka yang ditangkap tim Densus 88 memiliki keterkaitan dengan kelompok buronan terduga teroris Santoso.
"Apakah ini keterkaitan dengan ISIS, yang jelas keterkaitannya adalah jaringan Santoso yang ada di Poso," kata Sutarman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/9/2014).
Sutarman menjelaskan, jaringan Santoso merupakan pelaku teror yang ada di Indonesia dan telah lama masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) Mabes Polri.
"Mereka melakukan pelatihan militer di lokasi tersebut, dan mereka akan bergabung dengan kelompok Santoso," ujarnya.
Dengan demikian, masih perlu penyelidikan mendalam dari kepolisian apakah terduga teroris yang mereka tangkap terkait dengan ISIS.
"Ini adalah bagian dari jaringan terorisme apakah ini terkait dengan ISIS ini sedang dalam penyelidikan pemeriksaan," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Densus 88 menangkap empat WNA bersama tiga orang lainnya di Kecamatan Siniu, Kabupaten Sirigi, Poso, Sulawesi Tengah.
Kapolri Jenderal Sutarman baru dapat meyakini mereka yang ditangkap tim Densus 88 memiliki keterkaitan dengan kelompok buronan terduga teroris Santoso.
"Apakah ini keterkaitan dengan ISIS, yang jelas keterkaitannya adalah jaringan Santoso yang ada di Poso," kata Sutarman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/9/2014).
Sutarman menjelaskan, jaringan Santoso merupakan pelaku teror yang ada di Indonesia dan telah lama masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) Mabes Polri.
"Mereka melakukan pelatihan militer di lokasi tersebut, dan mereka akan bergabung dengan kelompok Santoso," ujarnya.
Dengan demikian, masih perlu penyelidikan mendalam dari kepolisian apakah terduga teroris yang mereka tangkap terkait dengan ISIS.
"Ini adalah bagian dari jaringan terorisme apakah ini terkait dengan ISIS ini sedang dalam penyelidikan pemeriksaan," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Densus 88 menangkap empat WNA bersama tiga orang lainnya di Kecamatan Siniu, Kabupaten Sirigi, Poso, Sulawesi Tengah.
(kri)