Kompolnas Akan Gelar Sidang Etik Terhadap Adrianus
Senin, 08 September 2014 - 10:57 WIB
Kompolnas Akan Gelar Sidang Etik Terhadap Adrianus
A
A
A
JAKARTA - Dewan Etik Kompolnas akan menggelar sidang etik terhadap salah satu Komisioner Kompolnas Adrianus Meliala.
Sidang etik terhadap Kriminolog UI ini menyusul setelah perseteruan antara Kompolnas dengan Polri yang dipicu statemen Adrianus yang mengatakan Reskrim ATM Polri.
Komioner Kompolnas Edi Saputra Hasibuan mengatakan, sebelum sidang dimulai, pihaknya akan memintai masukan dari sejumlah tokoh berintegritas di antaranya, mantan Ketum PP Muhammadiyah Syafii Maarif, mantan Hakim MK Laica Marzuki, mantan Komisioner Kompolnas Irjen Roni Lihawa.
"Mereka nanti memberikan masukan kepada kami sebelum komisioner Kompolnas menggelar sidang etik terhadap Adrianus," kata Edi di Sekretariat Kompolnas, Jalan Tirtayasa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/9/2014).
Seperti pantauan Sindonews di lokasi, para tokoh dan pakar hukum telah memulai memberikan pandangannya terkait pernyataan Adrianus. Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu dilaksanakan tertutup dan bertempat di Ruang Rapat Kompolnas.
Sidang etik terhadap Kriminolog UI ini menyusul setelah perseteruan antara Kompolnas dengan Polri yang dipicu statemen Adrianus yang mengatakan Reskrim ATM Polri.
Komioner Kompolnas Edi Saputra Hasibuan mengatakan, sebelum sidang dimulai, pihaknya akan memintai masukan dari sejumlah tokoh berintegritas di antaranya, mantan Ketum PP Muhammadiyah Syafii Maarif, mantan Hakim MK Laica Marzuki, mantan Komisioner Kompolnas Irjen Roni Lihawa.
"Mereka nanti memberikan masukan kepada kami sebelum komisioner Kompolnas menggelar sidang etik terhadap Adrianus," kata Edi di Sekretariat Kompolnas, Jalan Tirtayasa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/9/2014).
Seperti pantauan Sindonews di lokasi, para tokoh dan pakar hukum telah memulai memberikan pandangannya terkait pernyataan Adrianus. Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu dilaksanakan tertutup dan bertempat di Ruang Rapat Kompolnas.
(kri)